Logo Saibumi

Program Cetak Sawah di Lampung Barat Tidak Layak

Program Cetak Sawah di Lampung Barat Tidak Layak

Saibumi.com, Lampung Barat - Kabupaten Lampung Barat tidak layak menjadi daerah sasaran program cetak sawah baru yang kini digulirkan oleh pemerintah pusat di beberapa kabupaten/kota di Lampung. 

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Lampung Barat Amirian, Jumat 20 Mei 2016. Menurut dia, Lampung Barat dinyatakan tidak layak untuk menjadi sasaran dari program tersebut karena beberapa  faktor. Salah satunya, topografi Lampung Barat terdiri dari perbukitan dan memiliki tingkat kecuraman, dan  rata-rata telah dipergunakan untuk perkebunan kopi. 

BACA JUGA: Jelang Perdamaian, Ratusan Polisi Siaga di Jabung

Bahkan, kata dia, untuk total luas lahan areal persawahan di Lampung Barat, saat ini, yang mencapai 13.348 hektare (Ha) sangat memungkinkan berkurang. Tapi, untuk penambahan  luas memiliki kemungkinan yang sangat kecil.

Untuk pengurangan luas lahan yang ada, bisa terjadi disebabkan alih fungsi lahan menjadi  lahan bangunan atau kerusakan akibat banjir atau erosi. 

”Kalau untuk penambahan luas kecil kemungkiinan. Dan untuk menjadi sasaran program cetak sawah baru daerah kita tidak layak. Karena memang potensi lahannya tidak ada. Sebab, untuk cetak sawah baru itu harus daerah yang datar serta memiliki potensi sumber air yang cukup,” kata dia. 

Lahan-lahan selain permukiman dan hutan, kata Amirian, dimanfaatkan masyarakat untuk berkebun kopi atau holtikultura yang memang cocok untuk daerah-daeah yang topografi perbukitan.

Sehingga, melihat kondisi tersebut sangat kecil kemungkinan untuk perluasan areal persawahan. ”Salah jika merubah kebun menjadi sawah dan sebaliknya. Jadi, harus ada potensi yang memang lahan kosong tersedia air yang cukup baru itu itu bisa dikatakan lahan yang berpotensi untuk dijadikan sawah baru. Tapi, untuk di Lampung Barat tidak ada,” jelas dia. 

Menurut dia, mengingat sawah adalah sumber makanan pokok maka pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengalihfungsikan lahan persawahan mendirikan bangunan atau lainnya.

Tapi, jika sawah nyang dikelola adalah sawah hujan maka bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman lainnya. Seperti jagung, kedelai, atau bawang pada saat kemarau. ”Jadi, harapan kami jangan sampai ada alih fungsi sawah, karena sawah adalah sumber makanan pokok kita,” kata dia. (*)

Laporan wartawan Saibumi.com, Edi Saputra 

BACA JUGA: PSB SMKN 1 Gedongtaan Terapkan 2 Gelombang

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong