Logo Saibumi

Ombudsman Lampung akan Panggil PLN Terkait Krisis Listrik

Ombudsman Lampung akan Panggil PLN Terkait Krisis Listrik

Diskusi - Kepala Ombudsman RI perwakilan Lampung Zulhelmi (baju batik) sedang menyalami Ketua AJI Bandar Lampung Yoso Muliawan seusai diskusi Mengawal Pelayanan Publik | Agus Yudistira/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Ombudsman RI Perwakilan Lampung akan memanggil pihak PLN Distribusi Lampung terkait semakin seringnya terjadi pemadaman aliran listrik selama sebulan terakhir.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Zulhemi di Bandar Lampung, Selasa, 11 Maret 2014, menyatakan, pemanggilan tersebut terkait tidak transparannya informasi mengenai pemadaman dan penyebabnya. Pemanggilan terhadap PLN akan diagendakan secepatnya. Namun, Zulhemi mengaku belum ada kepastian mengenai waktu.

"Apa yang mereka umumkan tidak sesuai kenyataan. Di koran tertulis hanya padam saat malam hari, kenyataannya sepanjang hari," ungkap Zulhelmi.

Meski demikian, Zulhemi mengaku, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan aduan dari masyarakat yang merasa dirugikan atas pemadaman oleh PLN tersebut. Ombudsman RI Perwakilan Lampung meminta pihak PLN Distribusi Lampung lebih masif dalam mengumumkan jadwal pemadaman.

Krisis listrik di Lampung semakin menjadi dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, di beberapa wilayah, pemadaman nyaris terjadi tiga kali sehari dengan intensitas sedikitnya dua jam. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh sejumlah pengguna listrik karena pemadaman berlangsung pada tengah malam hingga pagi hari.

General Manager PT PLN Distribusi Lampung I Made Artha menyebutkan, pihaknya sedang mengupayakan perbaikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit 4 Tarahan bisa tuntas sebelum April.

"PLTU Tarahan Unit 3 dan 4 saat ini sedang dalam berbaikan. Akibatnya Lampung kembali mengalami krisis listrik karena pasokan yang ada hanya tersisa 18 MW saat beban puncak," kata Made Artha beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemadaman yang terjadi dalam dua pekan terakhir bukan karena kesengajaan, namun disebabkan kerusakan pembangkit tenaga listrik yang perbaikannya membutuhkan waktu lama. "Kerusakan satu unit pembangkit yang telah diketahui penyebabnya harus menunggu hingga dua hari agar dapat diperbaiki karena panasnya suhu di dalam alat tersebut," ujar Made Artha.

Menurut dia, PLTU Unit 1 Sebalang dengan kapsaitas 100 MW akan segera dioperasikan guna memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung.(Antara)

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong