Logo Saibumi

Sudah Targetkan dari Awal, Claudya Cindy Owen Sandang Lulusan Terbaik
Wisudawati Terbaik S1 Unila Periode IV

Sudah Targetkan dari Awal, Claudya Cindy Owen Sandang Lulusan Terbaik

Claudya Cindy Owen | Anggun Tya Isworo/ Saibumi.com.

Saibumi.com, Bandar Lampung - Mengaku telah menargetkan sejak awal, Claudya Cindy Owen dapat meraih gelar lulusan terbaik Program Sarjana, pada wisuda periode ke IV Universitas Lampung (Unila) tahun akademik 2015/2016 hari ini, Rabu 23 Maret 2016 di Gedung Serba Guna.

Gadis kelahiran Bandar Lampung 21 tahun lalu ini mendapat gelar lulusan terbaik dengan IPK 3,86 dan menyelesaikan masa studi 3,3 tahun di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam jurusan Ilmu Komputer. "Saya dari awal sudah tahu setiap wisuda ada mahasiswa terbaik. Jadi dari awal saya masuk Unila, saya sudah berusaha supaya bisa jadi mahasiswa terbaik," katanya.

BACA JUGA: Cita-cita Jadi TNI AL Tercapai Kol Laut (P) Yana Hardiyana Berkesan dengan KRI Banda Aceh

Dengan berbekal nilai tinggi, masa studi yang cepat dan keaktifan dalam organisasi. Ia mampu mengalahkan pesaingnya mendapatkan gelar bergengsi itu. Rasa syukur dan bahagia dirasakannya, terlebih rasa bangga karena bisa membanggakan Ibundanya yang selama ini merawat dirinya seorang diri. "Bangga pasti. Tapi yang lebih seneng lagi karena saya bisa buat mama saya ikut bangga," ucapnya.

Menjalani masa perkuliahan dengan lancar, gadis keturunan Tionghoa ini tetap dapat menikmati masa remaja sekaligus fokus dengan pendidikannya. "Sama sekali gak ngebatesin pergaulan, Saya kan ikut UKM Buddha Unila. UKMnya kan tingkat universitas jadi malah buat saya bisa kenal banyak teman dari fakultas lain, nambah teman deh," jelasnya.

Untuk membagi waktu, Ia mengaku memanfaatkan waktu semaksimal mungkin selama jam perkuliahan. "Kegiatan organisasi kan kebanyakan diluar jam kuliah, jadi saat saya kuliah saya benar-benar fokus ikutin perkuliahan. Kalau ada materi yang tidak saya mengerti, saya langsung bertanya ke teman atau dosen. Sehingga ketika ada ujian, saya tinggal mengulas kembali saja karena sudah paham sebelumnya," terang dia.

Jika ada pilihan antara kuliah atau organisasi, dengan tegas Ia menjawab mengutamakan pendidikannya. Masalah membagi waktu dengan teman atau keluarga, Ia punya cara sendiri. "Karena saya sudah mengerti materi kuliah, jadi belajar di luar jam kuliahnya cukup sebentar saja. Jadi tetap ada waktu untuk mainnya hehehe," katanya sambil tersenyum.

Meski begitu, Mantan Ketua Umum UKM Buddha Unila ini mengaku sempat kesulitan belajar karena mengejar beasiswa Djarum."Paling pas kebetulan ada pelatihan dari beasiswa djarum yang mengharuskan saya izin kuliah satu minggu lebih. Jadi saat masuk kuliah harus langsung mengejar ketinggalan materi," ceritanya.

Ditinggal ayahanda tahun 2003 menjadikannya lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada Ibunya. Mengincar beasiswa dan berjualan online menjadi salah satu cara mengurangi beban Ibunya. "Dari 2012 saya rintis jual online, terus juga berusaha dapat beasiswa. Saya gak mau ngerepotin mama terus, minta mama terus. Dari situ saya sudah gak minta uang jajan ke mama lagi," ujarnya.

Dari usaha jual online itulah gadis yang biasa disapa Owen itu dapat membeli laptop dan sepeda motor sendiri. "Saya dulu ngampus naik angkot, gak punya laptop. Akhirnya kebeli laptop sama motornya. Dulu awal merintis jual baju sama sepatu, kalau sekarang lagi fokus jualan dompet sama mozaik foto. Di IGnya @helloweengroup sama @helloween.souvenir," terang gadis 21 tahun itu.

Dukungan sang mama lah yang membuatnya tetap kuat dan sabar dalam usaha mencapai cita-citanya. "Mama support banget, meskipun saya jarang ada waktu, mengerti banget kalau saya sibuk," kata putri kedua pasangan Franky Owen (Alm) dan Susana Ali itu.

Sempat ditipu dalam usaha onlinenya, Ia menganggap itu sebagai pengalaman."Pernah ketipu sama suplier. Jadi saya udah bayar dia, eh dia delcon dan menghilang. Sisanya ya customer udah booking barang tahu-tahu cancel, terus ada customer yang maki-maki gara-gara barangnya sampainya lama, padahal kesalahan kurir. Ya kerja apapun pasti ada suka dukanya, saya anggap semua pengalaman aja," kata gadis yang hobi nonton itu.

Mengenai rencana kedepan, alumni SMA Xaverius ini mengaku ingin bekerja untuk membantu orang tuanya. "Pengen cepet kerja biar mama gak usah kerja lagi. Kalau ada kesempatan mau lanjut S2. Tapi kerja dulu deh. Siapa tahu nanti bisa kerja sambil lanjut S2. Aamiin," harapnya.

Sejauh ini, Ia sudah mendapat tawaran pekerjaan dari 3 perusahaan. Namun dengan alasan belum ada yang cocok Ia belum memberikan jawaban."Sebenernya sudah ada 3 perusahaan di Jakarta yang terima. Tapi saya masih cari yang terbaik dulu, jadi belum saya terima. Belum cocok," kata anak kedua dari 2 bersaudara itu.

Gadis yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke UI ini punya cara tersendiri untuk mensyukuri pencapaiannya kali ini. "Kalau acara syukuran keluarga gak ada. Saya mau berbagi saja, berbagi ke sesama manusia," ucapnya. (*)

Laporan wartawan Saibumi.com Anggun Tya Isworo

BACA JUGA: Christina Jowry : Kesuksesan sebagai Wakil Rakyat dan IRT Tak Lepas dari Peran Seorang Ibu

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong