Logo Saibumi

Bareskrim: Stadion GBLA Tak Layak untuk PON XIX

Bareskrim: Stadion GBLA Tak Layak untuk PON XIX

Megahnya stadion Gelora Bandung Lautan Api yang diharapkan bisa menjadi arena pembukaan PON XIX-2016 | Ist

Saibumi.com, Bandung – Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX-2016 terancam tidak dilaksanakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), karena dianggap berbahaya dan bisa menimbulkan korban jiwa.

Sejumlah pihak berharap stadion tersebut bisa digunakan untuk PON 2016 mendatang. Bahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sempat menyatakan aman. Namun bagaimana menurut polisi? Bareskrim Mabes Polri menyidik kasus korupsi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Kabareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso menyarankan stadion berkelas internasional ini tidak difungsikan. Alasannya, menurut Budi, tim ahli bentukan Bareskrim Mabes Polri menilai konstruksi bangunan stadion tersebut tidak layak.

"Apa kita nunggu ada korban jiwa? Baru kita yakin itu bahaya?" ucap Buwas di sela-sela mengecek bangunan fisik Stadion GBLA di kawasan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu 29 Juli 2015.

Kali keduanya Buwas meninjau langsung stadion di daerah timur Bandung ini. Dia terkejut lantaran melihat kerusakan bangunan kian bertambah tiap harinya. Tembok serta lantai retak. Aspal ambles.

"Tapi kalau ada yang menjamin ini (stadion) tak akan roboh saat digunakan, orang yang bicara itu yang nanti bertanggung jawab. Bilamana ada korbannya, berhadapan dengan hukum," ujar Buwas.

Jenderal polisi bintang tiga ini menegaskan lagi hasil kajian teknik dari ahli menyebutkan Stadion GBLA tidak layak digunakan. Selain itu, sambung dia, secara hukum pihaknya sedang menyidiki kasus dugaan korupsi tersebut sehingga status stadion menjadi alat bukti yang nanti bisa dilakukan penyegelan.

"Jadi, sudut pandang polisi dari sisi kemanusian dan keamanan jiwa, kami berharap tak digunakan dulu. Kami berharap Pemda seyogyanya tak menggunakan bangunan ini," ucapnya.

"Jangan mengeluarkan pernyataan kontroversial yang berdampak hal kepada mengancam jiwa. Kalau mau ambil risiko, berhadapan dengan kita," kata Buwas menegaskan.

Konstruksi Aman

Sebelumnya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melaporkan kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan apabila kondisi stadion aman dipergunakan untuk PON 2016 mendatang. Hal itu berdasarkan keterangan dari tim ahli. 

"Tim ahli dari ITB,Unpar, Puslitbang PU dan arsitek Jabar sudah cek secara mendalam dengan rumus yang rumit menyatakan stadion itu aman lahir batin. Jadi konstruksinya sangat kokoh, fondasinya 40 meter tidak ada masalah sama sekali," ujar Emil saat Groundbreaking jalan akses Gedebage, Jumat 10 Juli 2015 lalu.

Saat itu Emil mengatakan yang menjadi problem hanya pelataran parkir bukan, bangunan pokok. "Itu berbeda dengan bangunan. Bangunan pakai tiang pancang yang itu (pelataran) pakau pondasi dangkal jadi kalau ada pergeseran yang menjadi masalah tinggal pelataran itu saja," katanya.

Ia menjelaskan memang ada dinding yang setengahnya ikut ke bangunan yang kokoh, setengah ke parkir jadi saat bergeser menjadi belah. "Disangka seluruh bangunan jadi gagal bangunan padahal tidak seperti itu," ungkapnya.

Emil mengatakan hal itu bukan merupakan hal yang tak bisa diselesaikan. "Tinggal di-treatment saja, disuntik kalau istilah ke-insinyuran-nya. Jadi Insyaallah untuk PON syaratnya hanya tratment yang non bangunan. Ini informasi resmi yang saya sampaikan. Jadi mimpi kita, kebanggaan kita supaya Pembukaan PON dilaksanakan di stadion GBLA ini insya Allah terlaksana," pungkas Emil saat itu seperti dilansir dari detik.com. (*)

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong