Logo Saibumi

Berjalan Kaki, Bisa Tingkatkan Intelektual

Berjalan Kaki, Bisa Tingkatkan Intelektual

Saibumi.com, Mekkah - Berjalan bukan hanya latihan fisik, tetapi juga olahraga yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan intelektual seseorang. Demi tetap sehat, seberap besar frekuensi dan waktu seseorang berjalan kaki?

Saat ini, berolahraga menjadi sesuatu yang terasa sulit dilakukan di tengah tumpukan pekerjaan. Demi mendorong banyak warganya untuk berjalan kaki di tengah kesibukan, seorang dokter di Mekkah meminta pihak berwenang untuk menambah jumlah jalan setapak.

Bukan tanpa alasan jika Dr Saleh Al-Ansari berupaya mendorong kesediaan jalan setapak di tempat umum.

Menurut laporan media, Dr Rob Danoff salah satu anggota American Osteopathic Association menyatakan duduk dalam jangka waktu lama terbukti merusak kesehatan, karena duduk penyebab sakit punggung dan otot lemah yang meningkatkan kemungkinan diabetes dan penyakit kardiovaskular. Semakin banyak waktu yang anda habiskan untuk duduk maka sirkulasi darah dalam tubuh akan terhambat.

Untuk itu Dr Saleh menyarankan seseorang untuk berjalan kaki selama 30 hingga 60 menit selama 5-7 kali dalam seminggu. Bagaimanapun caranya, seseorang harus menyempatkan untuk berolahraga minimal satu jam dalam sehari.

Demi mempertahankan jadwal latihan sehat, seseorang harus meningkatkan waktu berjalan kaki sehari-hari tidak lebih dari 10% setiap minggu.

"Kita harus meningkatkan kesadaran masyarakat terutama sekarang dengan kenaikan tingkat obesitas dan mengurangi tingkat penyakit. Trotoar di Mekkah juga harus diperbaiki sehingga orang dapat menggunakannya juga," kata Dr Saleh seperti dilansir Saudi Gazette dan dream.co.

Lebih lanjut Dr Saleh juga menyarankan waktu terbaik untuk berjalan, yakni pagi hari setelah sholat Shubuh. Jarak dan kecepatan berjalan dapat disesuaikan dengan jenis kelamin dan usia seseorang.

"Ada banyak cara yang benar untuk berolahraga, tetapi hal paling penting adalah dengan mulai pada kecepatan yang nyaman dan jarak secara bertahap kemudian porsinya meningkat dengan sendirinya," ucap Dr Saleh lagi.

Senada dengan itu The Annals of Internal Medicine juga menerbitkan sebuah studi yang menunjukkan resiko kesehatan semakin meningkat hingga 15% bagi orang yang menghabiskan waktu duduk selama 8 jam. Ditambah adanya peningkatan sekitar 40% bagi mereka yang berlama-lama duduk dibandingkan yang menghabiskan kurang dari empat jam sehari untuk duduk di depan komputer.

Berdiri selama satu menit setiap 30 menit atau berjalan menyusuri lorong kantor, menggunakan tangga sebagai pengganti lift, berjalan ke meja kerja teman daripada mengirim email merupakan salah satu cara untuk membiasakan tubuh dan kaki berjalan di tengah kesibukan. (*)

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong