Logo Saibumi

Tim Yamaha Indonesia Buktikan Kemampuan Ketahanan Pembalap

Tim Yamaha Indonesia Buktikan Kemampuan Ketahanan Pembalap

Tim Yamaha Indonesia Buktikan Kemampuan Ketahanan Pembalap

Saibumi.com- Perjuangan pebalap-pebalap Yamaha Indonesia terus berlanjut di Jepang kendati berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Ini merupakan agenda tertinggi perjalanan tim Yamaha Racing Indonesia di level internasional Suzuka 4 Hours Endurance Race.

Event balap ketahanan 4 jam itu menjadi ajang mendapatkan pengalaman berharga dalam proses pembinaan Yamaha Racing Indonesia. Kompetisi sesungguhnya Suzuka 4 Hours Endurance Race akan berlangsung di sirkuit Suzuka, 25-26 Juli 2014.

Tercatat ada pebalap Immanuel di tim Yamaha Racing Indonesia A dengan Shigeru Ibaraki dan tim Yamaha Racing Indonesia B terdiri dari Sigit dan Sudarmono. Kedua tim ini akan menghadapi ketatnya persaingan di lomba ketahanan Suzuka.

Lomba ketahanan ini akan menjadi bekal berharga bagi pebalap dan teknisi Yamaha Indonesia terpilih. Tiga pembalap Immanuel Pratna, Sigit PD dan Sudarmono bakal praktik kemampuan dari hasil edukasi cukup panjang dalam persiapan sebelumnya.

Persiapan terhitung selama 4 bulan dari April hingga Juli di Jepang. Di April fokus pada skill rider dan teknisi. Skill rider mencakup bagaimana menjaga fisik dan mental sedangkan teknisi orientasi dan maintenance mesin. Lalu di awal Mei tetap bagaimana menjaga fisik dan mental ditambah belajar konsisten racing line dan lap time. Sementara bagi teknisi, mengenal bagaimana meningkatkan skill menyeting motor dan maintenance mesin.

Di akhir Mei sampai awal Juni rider mengambil lisensi ke Suzuka 4 Hours Endurance Race dengan ikut balap Suzuka Sunday Race. Di Suzuka Sunday Race, Rey Ratukore naik podium 2, Sudarmono (5), Imanuel Pratna (6), Sigit PD (12). Sedangkan buat teknisi di bulan Mei lalu targetnya menjamin unit motor selalu safety untuk pembalap dengan set up dan maintenance mesin yang baik.

seperti dilansir merdeka online, dalam waktu yang semakin dekat dengan ajang balap resmi Suzuka 4 Hours, lebih ditegaskan lagi bagaimana suplai makanan, menjaga stamina dan fisik, istirahat cukup, kesadaran tinggi mengikuti pembinaan profesional ini, dan mampu bekerjasama dalam tim. Itu untuk pembalap, sedangkan bagi teknisi ditekankan pada poin-poin seperti data record, set up dan maintenance mesin dan parts arrangement.

"Keseriusan Yamaha Indonesia membina pembalap dan teknisinya untuk performance mereka melibatkan poin-poin penting agar mencapai sukses. Dasar pembinaan sudah dilaksanakan lewat Yamaha Riding Academy (YRA) dan Yamaha Technician Academy (YTA) untuk menunjang persiapan Suzuka 4 Hours sebagai salah satu kurikulumnya," kata M.Abidin, GM Service & Motorsport Yamaha Indonesia.

"Tema balap Yamaha Indonesia tahun ini Home of Racing Semakin Profesional Semakin di Depan pun menjadi mercu suar untuk melaksanakan karya dan meraih prestasi terbaik sesuai target masing-masing yang akan dicapai," tambahnya.

Yamaha Indonesia terlihat serius mencetak pebalap dan teknisi profesional melalui programnya. Seperti di tahun 2013 Yamaha Riding Academy (YRA) Gold menggunakan YZF-R6 dilaksanakan dua kali di Indonesia dan satu kali di sirkuit Sugo Jepang bersama instruktur asal Jepang, Yoshiyaki Kato. Tahun ini pun YRA digelar 3 kali di sirkuit Sentul dan satu kali di Jepang.

Para pembalap mempertajam pemahaman mengenai aturan balap internasional, mengenal sirkuit dan belajar teknik balap yang tepat, belajar tentang endurance yang berhubungan dengan kestabilan, ketahanan fisik, menjaga emosi dan fisik. Jadi lebih menekankan pada strategi membalap yang tepat.(*)

 

BACA JUGA: Usain Bolt: Badan Anti Doping Mencederai Olahraga

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong