Logo Saibumi

Penyebab Turunnya Omzet Pedagang Keripik di Gang PU Bandar Lampung

Penyebab Turunnya Omzet Pedagang Keripik di Gang PU Bandar Lampung

PEDAGANG KERIPIK - Pedagang keripik di Jalan Pagaralam Segalamider, Bandar Lampung, sepi pembeli pada Senin, 19 Mei 2014 | Agus Santoso/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung – Sejumlah pedagang keripik di Jalan Pagaralam Segalamider, Bandar Lampung, mengaku mengalami penurunan omzet. Hal itu disinyalir akibat terus bertambahnya pedagang di kawasan sentra keripik tersebut sementara jumlah pembeli relatif tetap.  

"Sekarang sepi pembeli. Biasanya, untuk hari libur seperti Sabtu dan Minggu atau hari raya dan tanggal merah, pendapatan bisa sampai Rp5 juta per hari,” kata Asia (35), penjual Keripik Arema Jaya, di jalan yang juga dikenal sebagai Gang PU tersebut, Senin siang, 19 Mei 2014.

Perempuan yang sudah 16 tahun berjualan keripik itu mengatakan, sebelum bertambahnya pedagang baru, dia bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp1 juta per hari. Omzet tersebut untuk hari Senin-Jumat, belum ditambah Sabtu dan Minggu. “Tapi sekarang, Cuma Rp200 ribu sampai Rp2 juta saja,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Malik, pedagang keripik lainnya. Menurut dia, jumlah pedagang belakangan ini mulai marak. Sehingga, memengaruhi pendapatan mereka. "Jumlah pedagang bertambah banyak, dan pembeli semakin kurang karena ada banyak pilihan tempat untuk membeli," kata Malik.(*)

Laporan wartawan Saibumi.com Agus Santoso

BACA JUGA: Kondisi Dua Pasien Suspect MERS CoV Mulai Membaik

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong