Logo Saibumi

Balita Penderita Hydrocepalus Tidak Ditangani dengan Baik oleh RSUDAM

Balita Penderita Hydrocepalus Tidak Ditangani dengan Baik oleh RSUDAM

Ilustrasi I ist

Saibumi.com, Bandar Lampung – Fauzi (41) orangtua dari Muhamad Riski (9 bulan) balita penderita hydrocepalus atau pembesaran pada kepala asal Kabupaten Menggala kecewa atas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). Pasalnya setelah enam hari dirawat di rumah sakit tersebut, Riski belum mendapatkan pelayanan medis yang memadai.  

"Saya datang dari Menggala ke sini (RSUDAM) maksudnya minta ditangani, tapi sampai sekarang anak saya belum juga di operasi," ujar Fauzi saat di wawancara Saibumi.com, Selasa, 29 April 2014. 

Ia menjelaskan anaknya yang dirawat di RSUDAM dari 23 April 2014 sudah dirontgen dan scanning, namun dirinya tidak mendapatkan hasilnya. “Saya minta keterangan tentang hasil scanning tapi sampai sekarang tidak diberikan," imbuh Fauzi.

Lebih jauh Fauzi menjelaskan kondisi anaknya semakin memprihatinkan. “Anak kepala saya semakin membesar karena hydrocepalus sehingga saya makin nambah bingung," tuturnya.

Secara terpisah pihak humas RSUDAM Esti Comalaria mengatakan untuk operasi penyakit hydrocepalus harus dilihat dulu kondisi pasein. “Badan si anak dan berat badan anak harus di cek apakah sudah siap atau belum untuk dilakukan operasi," tukas Esti. (*)

Laporan wartawan Saibumi.com Eva Suryani

BACA JUGA: RSUDAM: Dokter Billy Kesibukannya Tidak Bisa Diprediksi

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong