Logo Saibumi

Pelukis Akademis Bali Tetap Simpan Spirit Tradisi

Pelukis Akademis Bali Tetap Simpan Spirit Tradisi

Salah satu lukisan seniman Bali Nyoman Gunarsa I ist

Saibumi.com, Denpasar - Pelukis Bali yang sempat menikmati pendidikan akademis dalam menghasilkan karya seni umumnya tetap menyimpan spirit tradisi, sehingga karya beraliran modern mengeksplorasi dan mengimprovisasi motif-motif lokal seperti barong, cili, dan wayang.

"Maestro seniman Bali Nyoman Gunarsa (65) misalnya, sebelum menerima pengetahuan modern terlebih dahulu memahami motif-motif lokal," kata praktisi dan pelaku seni di Bali Anak Agung Gede Rai di Denpasar seperti dilansir Antara, Selasa, 15 April 2014.

Pendiri dan pengelola Museum Arma di perkampungan seniman Ubud, Gianyar itu menjelaskan, banyak putra Bali yang mengenyam pendidikan formal hingga perguruan tinggi dalam bidang seni, khususnya seni rupa. Mereka itu umumnya terlebih dulu memahami spirit tradisi.

Agung Rai menjelaskan, melalui kreativitas modern mereka mengeksplorasi dan mengimprovisasi motif-motif lokal tanpa mengeliminasi makna motif karena memahami esensi simbol tersebut. "Di tangan mereka muncul gereget seperti kesan angker, energik, dan hidup dalam berbagai corak personal yang sangat beragam. Ruang Bali kian terbuka untuk corak masa depan," ujar Agung Rai. (*)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong