Logo Saibumi

Mahalkan Biaya Nikah, Penghulu Dihukum Satu Tahun Penjara

Mahalkan Biaya Nikah, Penghulu Dihukum Satu Tahun Penjara

Ilustrasi I ist

Saibumi.com, Kediri – Majelis Hakim menghukum penghulu Romli asal Kediri, Jawa Timur, dengan hukuman satu tahun penjara atas kasus pungutan ilegal biaya pernikahan.

Romli yang juga merupakan pejabat pencatat nikah dinyatakan terbukti bersalah menerima aliran dana sebesar Rp50 ribu untuk setiap pernikahan ditambah Rp10 ribu per pernikahan dalam kapasitasnya sebagai Kepala KUA (Kantor Urusan Agama). Pencatatan nikah tersebut antara Januari hingga Desember 2012. Biaya resmi untuk pernikahan harusnya Rp30 ribu dan ketika mendaftar sudah dinaikkan lebih menjadi Rp225 ribu.

“ Menghukum terdakwa Romli selama satu tahun penjara penjara dan denda Rp50 juta subsider satu bulan penjara,” ujar ketua majelis hakim Sri Herawati pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis, 27 Maret 2014 seperti dilansir Antara.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Romli dengan hukuman 15 bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan penjara.

Sementara itu, Romli setelah pembacaan vonis tersebut langsung komunikasi dengan kuasa hukumnya dan ia memastikan tidak akan mengajukan banding. Romli juga mengaku sudah menerima apapun yang akan diputuskan majelis hakim padanya. "Saya terima," katanya singkat.

Sidang tersebut dihadiri oleh sejumlah rekan Romli di Kementerian Agama Kota Kediri, serta keluarga. Mereka memberikan dukungan kepada Romli yang terjerat dugaan korupsi kasus pungutan ilegal biaya pernikahan.

Kasus Romli tersebut mengundang reaksi keras seluruh penghulu di Jawa Timur. Forum Komunikasi Kepala Kantor Urusan Agama (FKK-KUA) se-Jawa Timur menolak pernikahan di luar balai nikah KUA dengan dalih enggan dituduh menerima gratifikasi, sehingga pernikahan harus dilakukan di dalam kantor sesuai dengan jam kerja. Kasus tersebut sampai saat ini masih diselidiki Kejari Kediri, yang mengindikasikan jika dana tersebut juga mengalir ke pejabat Kementerian Agama Kota Kediri dengan adanya setoran Rp20 ribu setiap peristiwa pernikahan. (*)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong