Logo Saibumi

Prof Mukri Jadikan IAIN Bandar Lampung Salah Satu Kampus Terbaik di Indonesia

Prof Mukri Jadikan IAIN Bandar Lampung Salah Satu Kampus Terbaik di Indonesia

SILATURAHMI - Rektor IAIN Raden Intan Lampung Prof Dr Mohamad Mukri MAg (kanan) saat menerima kunjungan silaturahmi Pemimpin Redaksi Saibumi.com Juwendra Asdiansyah di ruang kerjanya di Sukarame, Bandar Lampung, Senin 24 Maret 2014 I Agus Yudistira/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung – Di bawah kepemimpinan rektor Prof Dr Mohammad Mukri, IAIN Bandar Lampung menjadi salah satu kampus IAIN terbaik di Indonesia. Dengan kepemimpinannya yang memasuki tahun ke tiga saat ini, IAIN Bandar Lampung terus melakukan pembenahan.

Bukan hanya hebat sisi akademik, Mukri pun berupaya menjadikan IAIN Bandar Lampung menjadi kampus yang tertib, bersih, dan aman. Salah satu yang dilakukannya adalah mewujudkan kampus di bilangan Sukarame, Bandar Lampung tersebut menjadi kampus bebas asap rokok. "Akan saya rancang kampus ini menjadi bebas asap rokok. Saya sudah sering menegur dosen dan mahasiswa yang terpergok sedang merokok. Saya nasehati bahwa merokok dapat merugikan diri sendiri dan orang sekitar. Alhamdulillah mereka nurut setelah saya larang," imbuh Mukri.

Ia juga membenahi aspek kedisiplinan terhadap civitas akademika. “Saya adakan absensi sidik jari, masuk absen, pulang pun harus absen. Apabila mereka (karyawan) telat absen mereka tidak dapat uang makan. Realtif tidak banyak, cuma Rp35 ribu per hari. Namun hal tersebut cukup ampuh membuat karyawan menjadi lebih disiplin. Biasanya sebelum ada absensi sidik jari, jam dua siang banyak karyawan sudah tidak ada di tempat," papar mantan ketua PW GP Anshor Lampung ini.

Mukri juga tidak sungkan untuk memberikan teguran terhadap para dosen yang tidak disiplin dari tingkat kehadirannya. "Dosen yang tingkat kehadiran rendah saya kasih teguran langsung," tukas mantan Pembantu Rektor III ini.

Selain kedisplinan, Mukri juga memberi perhatian khusus terhadap kesejahteraan karyawan. “Untuk OB (office boy) saja, yang dulu gajinya Rp350ribu sekarang saya naikkan menjadi standar upah minimum Kota Bandar Lampung (Rp1,4 juta). "Saya tidak mau karyawan yang bekerja di sini gajinya tidak sesuai standar UMK," imbuh Wakil Ketua Forum Rektor ini.

Saat ini, Mukri memimpin setidaknya 13 ribu orang di kampus IAIN Raden Intan. Mereka terdiri dari 12 ribuan mahasiswa, dan selebihnya dosen serta karyawan.

"Sekarang, orang kagum lihat IAIN Bandar Lampung demikian bersih. Cari sampah satu saja susahnya setengah mati," ujarnya seraya tertawa.

(*) Laporan wartawan Saibumi.com Agus Yudistira

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong