Logo Saibumi

Begini Kata Polda Lampung Terkait Diamankannya Anggota Khilafatul Muslimin

Begini Kata Polda Lampung Terkait Diamankannya Anggota Khilafatul Muslimin

Foto: Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kasubdit I Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Wahyudi Sabhara mengatakan bahwa Abu Bakar diamankan berdasarkan surat perintah dari Direktur Reskrimum Polda Lampung guna menindaklanjuti Laporan Polisi. 

 

BACA JUGA: Anggota Khilafatul Muslimin Diamankan Polda Lampung

"Karena seperti yang kita ketahui bersama Saudara Abu Bakar ini telah mengeluarkan berita bohong atau pemberitahuan bohong di tengah-tengah masyarakat," ungkapnya saat diwawancarai, Senin (4/7/2022). 

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan video yang beredar, pihaknya melakukan penyelidikan dan saat ini Abu Bakar telah ditetapkan sebagai tersangka dan mulai dilakukan penahanan

 

"Malam ini kita tahan, tadi pemeriksaan dilakukan selama kurang lebih 4 jam," jelasnya. 

 

Kemudian, adapun konteks berita bohong nya itu seperti menyatakan bahwasanya pemerintah anti Islam, presiden Jokowi itu komunis. 

 

"Dan adapula pernyataan yang menyatakan bahwa, penangkapan yang dilakukan oleh pihak Polda Metro Jaya terhadap Abdul Qadir Hasan Baraja selaku Khalifah Khalifatul Muslimin dilakukan selepas beliau salat, yang pada faktanya pernyataan itu adalah tidak benar. Adapun penangkapan dilakukan telah pagi hari dan dalam keadaan sudah terang bukan selepas salat subuh persis," jelasnya. 

 

Disinggung terkait posisinya Abu Bakar itu sendiri, Kompol Wahyudi menuturkan bahwa saat ini Abu Bakar sudah tidak menjabat sebagai petinggi (Amir) Kota Bandar Lampung lagi. 

 

"Melainkan sudah dinonaktifkan sebagai pengurus, demikian informasi yang berhasil kita dapat, jadi bisa dikatakan mantan petinggi Khilafatul Muslimin. Abu Bakar dinonaktifkan sejak pelanggaran prokes sekitar bulan Agustus 2021," tuturnya 

 

Selanjutnya, barang bukti yang berhasil diamankan, ada video yang beredar, termasuk video yang menyatakan bahwa penangkapan Pimpinan Abdul Qadir Hasan Baraja yang dikatakan bahwa penangkapan dilakukan selepas salat subuh.

 

"Adapun pasal yang disangkakan adalah pasal 14 ayat 1 dan 2 dan pasal 15 UU No 1 Tahun 1946, dengan ancaman 10 tahun penjara," pungkasnya. 

 

Sebelumnya diberitakan, Abu Bakar yang merupakan Amir Khilafatul Muslimin di Kota Bandar Lampung dikabarkan diamankan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung pada Senin, 4 Juli 2022 petang. 

 

Abu Bakar diamankan dikediamannya di Kelurahan Gunung Sulah, Kota Bandar Lampung, dan Abu Bakar dibawa ke Mapolda Lampung. 

 

Saat dikonfirmasi, Kasubdit I Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Wahyudi Sabhara membenarkan hal tersebut. 

 

"Iya benar, nanti kita informasikan lebih lanjut," tuturnya 

 

Berdasarkan pantauan saibumi.com di Mapolda Lampung sekira pukul 21.23 Wib, masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. (Riduan)

BACA JUGA: Permasalahan Telah Berlalu, ACT: Kami Sudah Berbenah

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA