Logo Saibumi

Soal Senjata Api yang Mengenai Bocah, Ini Kata Kapolres Lampung Selatan

Soal Senjata Api yang Mengenai Bocah, Ini Kata Kapolres Lampung Selatan

Foto: Lokasi dimana bocah terkena peluru nyasar | Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan, ada sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan pihaknya dari dua pelaku pencurian sepeda motor yang dihajar warga pada Jumat, 24 Juni 2022 sekira pukul 16.30 Wib di Jalan RA. Rasyid, Desa Fajar Baru, Lampung Selatan. 

 

BACA JUGA: DPO Sri Utami Ariyati Ditangkap di Pelabuhan Bakauheni

Adapun barang bukti itu seperti kunci leter T, Sajam, Sepeda Motor Matic Honda Beat, dompet, dan lainnya. 

 

Sementara itu, saat disinggung terkait barang bukti senjata api yang mengakibatkan korban seorang bocah, AKBP Edwin menuturkan bahwa barang bukti itu sedang dalam pencarian. 

 

"Daftar pencarian barang, iya masih di cari," ungkapnya, Selasa (28/6/2022). 

 

Sebelumnya, Kedua pelaku pencurian sepeda motor yang dihajar warga dikabarkan meninggal dunia. 

 

Saat dikonfirmasi Kasatreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra membenarkan hal tersebut. 

 

"Meninggal semua sudah diserahkan kekeluarganya," bebernya AKP Hendra melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/6/2022). 

 

Lebih lanjut ia menuturkan, inisial kedua pelaku tersebut ialah JN dan HI warga Lampung Timur. 

 

"Ia warga Lamtim, inisial JN dan HI," tuturnya. 

 

Sementara terkait hal-hal lain, AKP Hendra pun menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam penyelidikan. 

 

Selanjutnya, adapun seorang bocah yang menjadi korban peluru nyasar saat kejadian dua pelaku pencurian sepeda motor yang dihajar warga kondisinya saat ini mulai membaik. 

 

Korban bocah tersebut berinisial MV berusia 5 tahun dan beralamatkan kurang lebih 300 meter dari tempat kejadian perkara. 

 

Menurut Nurul ibu korban, MV terkena peluru nyasar pada kedua paha dan menghantam tulang paha kiri, dan telah dilakukan operasi pengangkatan peluru di RS Imanuel Way Halim, Kota Bandar Lampung.

 

"Alhamdulillah operasinya lancar, operasiny kurang lebih selama 3 jam, dan Alhamdulillah sekarang sudah baikan keadaannya," ujarnya Minggu (26/6/2022). 

 

Nurul pun mengatakan, bahwa MV masih harus menjalani serangkaian perawatan. 

 

"Kata dokter, masih mau diperiksakan dulu ke dokter spesialis tulang, karena ada tulang paha kiri yang patah. Kita belum tau apa nanti harus pasang pen, atau cuma di gips saja kaki kirinya. Alhamdulillah anak saya selamat, enggak kekurangan satupun. Alhamdulillah," imbuhnya. 

 

Terkait detail peristiwa, Nurul mengaku tak tahu bagaimana peristiwa itu bisa terjadi. Lantaran dirinya sedang berada di rumah, dan mengetahui kabar dari tetangga. 

 

"Saya tahu dari tetangga, katanya anak saya ini kena tembak. Jadi, MV ini pamit mau ke masjid untuk salat jamaah," tukasnya. 

 

Sang ibunda pun menceritakan, bahwa MV merupakan anak bungsu yang dikenal salat berjamaah di masjid. 

 

"Anak bungsu, emang sering ke Masjid, main sama temen-temennya. Kalau pagi bimbel karena buat persiapan masuk SD," pungkas Nurul. (Riduan)

BACA JUGA: 7 Honorer SatPol PP Kota Bandar Lampung Diperiksa Inspektorat

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA