Logo Saibumi

Lagawi Fest "Satu Bumi Juta Karya" Bangga Buatan Indonesia

Lagawi Fest "Satu Bumi Juta Karya" Bangga Buatan Indonesia

Foto: Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI), Pesawaran - Acara puncak Legawi Fest, festival yang mengangkat karya kreasi industri terbaik Provinsi Lampung secara resmi dibuka Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi pada Kamis, 23 Juni 2022, di Pulau Tegal Mas. 

 

BACA JUGA: HMI Lampura, Angkat Bicara Soal Kios Pupuk Nakal

Lagawi Fest adalah perhelatan dari Gerakan Nasional BanggaBuatanIndonesia 2022 di Lampung. 

 

Dalam sambutannya, Arinal menyampaikan menyampaikan terima kasih karena Provinsi Lampung terpilih menjadi salah satu tuan rumah gerakan nasional bangga buatan Indonesia Tahun 2022. 

 

Lebih lanjut ia menuturkan, pasca pandemi covid-19 industri kecil mulai bangkit dan terus melesat dengan semakin meningkatnya pasar baik dalam maupun luar negeri. 

 

"Inilah yang sangat kami rasakan, kebangkitan ekonomi kita. UMKM dan UKM di Lampung perlu juga saya sampaikan kepada Pak menteri, ada beberapa komoditi yang dihasilkan dari UMKM sudah cukup besar produksinya dan diminati oleh orang-orang Eropa maupun Jepang," ungkap Arinal. 

 

Kemudian, di Provinsi Lampung saat ini terdapat kurang lebih sebanyak 95.401 IKM yang didominasi oleh industri makanan. 

 

"Karena kebetulan Lampung ini sebagai provinsi di sektor pertanian punya ranking yang terbaik. Dalam praktiknya kita nomor satu dan kopi kita sudah dikenal sampai ke mancanegara," jelasnya. 

 

Selanjutnya, Arinal juga menyampaikan bahwa dari 95.401 IKM itu tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bumi Ruwa Jurai. 

 

"Beberapa kabupaten seperti Lampung Tengah maupun Lampung Timur, dan industri pengolahan, mengalami pertumbuhan tahun ini (2022) kurang lebih 4,57% dan kontribusinya 19,65% atau sebagai sektor kedua terbesar yang berkontribusi terhadap ini dari sektor ekonomi kerakyatan," pungkasnya. 

 

Perlu diketahui, Lagawi Fest ini bertemakan "Satu Bumi Juta Karya" dan sebanyak 30 IKM terpilih dari berbagai daerah di Lampung mengikuti kegiatan di Tegal Mas ini dengan menampilkan produk unggulan masing-masing.

 

Adapun, di antaranya, Madu Suhita dari Kota Bandar Lampung, Rafins dari Pringsewu, Kerajinan Littlemonq dari Bandar Lampung, makanan ringan Panda dari Pesawaran, Peci Lampung Ethnica dari Lampung Timur, dan IKM lainnya.

 

Nantinya, pendampingan terhadap IKM mencakup pendampingan digital berupa program onboarding dan optimasi.

 

Sedangkan untuk pendampingan fisik dan media mencakup branding dan kemasan, standardisasi dan sertifikasi IKM sepertti SNI, SKKNI, dan merek.

 

Juga diberikan bimbingan teknis dan fasilitasi peningkatan teknologi, revitalisasi sentra IKM, retrukturisasi mesin dan perlatan, hingga promosi media.

 

Setelah kegiatan di Tegal Mas, akan dilakukan penampingan lanjutan kepada 30 IKM termasuk 5 IKm yang menjadi juara dengan krasi e-smart BRI. Juga ada insentif bagi 5 IKM terpilih serta pembiayaan ekspor dari top brands dan keikutsertaan dalam BBI Awards. (Riduan)

BACA JUGA: Terjadi Penyandraan, Sat Brimobda Lampung Turunkan Tim Wanteror

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA



Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong