Logo Saibumi

Bobol 8 Kotak Amal di Wilayah Pringsewu-Lampung Selatan, Warga Bandarlampung Diciduk Polisi 

Bobol 8 Kotak Amal di Wilayah Pringsewu-Lampung Selatan, Warga Bandarlampung Diciduk Polisi 

Foto: Dokumentasi Polres Pringsewu

Saibumi.com (SMSI), Pringsewu - Tim Buru Sergap Unit Reskrim Polsek Gadingrejo meringkus Seorang pelaku pencurian spesialis pembobol kotak amal masjid, berinisial WPR berusia 28 tahun, warga Jalan Ikan Julung Skip Rahayu, Kelurahan Bumiwaras, Kota Bandarlampung. 

 

BACA JUGA: Ibu yang Tega Lakukan Kekerasan Kepada Anak Kandung, Diciduk Kepolisian 

Dalam hal ini, Kapolsek Gadingrejo Iptu Anwar Mayer Siregar menjelaskan, tersangka diamankan Polisi saat sedang main dirumah salah satu temannya di Pekon Parerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu pada Jumat (25/2/22) sore sekira pukul 17.30 Wib. 

 

Tersangka, menurut Kapolsek Gadingrejo, pada awalnya di amankan atas dugaan telah melakukan pembobolan kotak amal Masjid Al - Mukminun yang terletak di Pekon Mataram Kecamatan Gadingrejo pada Rabu (23/2/22) yang lalu. 

 

"Setelah dilakukan pengembangan oleh penyidik, terungkap, selain melakukan pencurian di masjid Al Mukminnun, tersangka mengaku telah melakukan pembobolan kotak amal di delapan masjid lain," ungkap Anwar Mayer, Sabtu (26/2/2022). 

 

Adapun kedelapan masjid tersebut, 4 masjid berada di kabupaten Pringsewu, 3 masjid berada di Kabupaten Pesawaran dan 1 masjid berada di kabupaten Lampung Selatan.

 

"Sedangkan alat yang dipergunakan untuk merusak gembok kotak amal berupa sebilah gunting. Total ada sembilan masjid yang pernah dibobol oleh tersangka WPR, dan pencurian itu dilakukan dalam rentang waktu Januari hingga Februari 2022," jelasnya. 

 

Lanjutnya, dari hasil pembobolan kotak amal di sembilan masjid tersebut, tersangka mengaku mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 700 ribu.

 

Uang hasil kejahatan selanjutnya oleh tersangka, dipergunakan untuk membeli kebutuhan hidup sehari hari.

 

Sementara itu, sebab tersangka nekat melakukan pembobolan kotak amal diduga karena motif ekonomi.

 

"Tersangka mengaku sebulan terakhir ini tidak memiliki pekerjaan, sehingga tidak memiliki penghasilan, jadi untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, tersangka akhirnya nekat mencuri," ujarnya. 

 

Untuk proses hukum lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti, Uang tunai Rp 80 Ribu, 1 buah Kotak Amal Masjid, 1 unit Sepeda motor dan pakaian yang digunakan tersangka saat melakukan pencurian diamankan di mapolsek Gadingrejo.

 

"Atas perbuatannya tersebut tersangka WPR disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," pungkasnya. (Riduan)

BACA JUGA: Seorang Ibu Tega Pekerjakan Anak Kandung di Bandarlampung, Korban Disiksa Pakai Silet

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA