Logo Saibumi

DJPb Jabarkan Realisasi Belanja APBN 2021-2022 Lingkup Provinsi Lampung 

DJPb Jabarkan Realisasi Belanja APBN 2021-2022 Lingkup Provinsi Lampung 

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung, Mohammad Dody Fachrudin menyebut realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Lampung sebesar Rp 15.48 triliun atau 96.39 persen pada tahun 2021. 

 

BACA JUGA: Ayo Beli Emas ! Harga Emas Lagi Turun Jadi Rp 939.000

"Beberapa jenis belanja yang bersumber dari APBN diantaranya belanja pegawai dengan pagu Rp 3,372,606,533,000 dan terealisasi  Rp 3,395,715,884,381 atau 100.69 persen," ungkap Mohammad Dody Fachrudin, saat memberikan keterangan dalam kegiatan kinerja APBN 2021 dan Outlook APBN 2022, Kamis (20/1/2022).

 

Lebih lanjut ia menjelaskan belanja barang dengan pagu Rp. 3,290,029,909,000 dan terealisasi Rp. 3,092,824,859,143 atau bila dipersentasekan sebesar 94.01 persen. 

 

Selanjutnya, belanja modal dengan pagu Rp. 3,539,214,863,000 terealisasi Rp. 3,259,540,416,193 atau 92,10 persen.

 

Dilanjutkan untuk belanja bantuan sosial dengan pagu Rp. 26,275,200,000 terealisasi Rp. 26,270,700,000 atau 99.98 persen kemudian yang terakhir ialah belanja transfer dengan pagu Rp. 5,828,533,671,000 terealisasi Rp. 5,703,369,341,020 atau 97.85 persen.

 

"Realisasi belanja APBN sebesar Rp 15.48 triliun atau 96.39 persen dan ini tertinggi dalam lima tahun terakhir.  Realisasi tertinggi adalah belanja pegawai 100.69 persen dan terendah belanja modal 92.10 persen," jelasnya. 

 

Selain menjabarkan realisasi anggaran belanja tahun 2021, DJPb juga menyampaikan secara rinci untuk pagu APBN Provinsi Lampung tahun 2022. 

 

"Total Rp 8,3 triliun yang terinci untuk belanja pegawai berjumlah Rp 3,7 triliun, belanja barang Rp 2,8 triliun, belanja modal Rp 1,7 triliun, dan belanja bantuan sosial Rp 32,1 miliar," tukas Mohammad Dody Fachrudin. 

 

Dan untuk realisasi APBN 2022 hingga tanggal 18 Januari 2022 bagi belanja pegawai Rp178 miliar, belanja barang Rp699 juta, belanja modal Rp 50 juta, sehingga total ada Rp179 miliar dan ini jumlahnya akan terus berjalan. 

 

"Saat ini terus berupaya agar setiap triwulan pagu APBN Provinsi Lampung terus terserap guna meminimalisir adanya penumpukan di akhir tahun." tuturnya. 

 

Selain itu, dalam merespons dinamika perekonomian global dan domestik, akselerasi penanganan pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. 

 

"Serta mendukung reformasi struktural dan fiskal, kebijakan fiskal tahun 2022 masih bersifat countercyclical yang ekspansif dalam rangka menstimulasi perekonomian dan mendukung pencapaian target pembangunan dan tetap menjaga pengelolaan fiskal yang sehat dan berkelanjutan," imbuhnya. 

 

Kemudian, target Pendapatan mempertimbangkan prospek pemulihan ekonomi, iklim investasi, dan daya saing usaha, serta kapasitas perekonomian. 

 

"Di sisi lain, kontribusi PNBP terhadap APBN akan terus dioptimalkan sebagai instrumen kebijakan sektoral melalui fungsi regulatory, juga akan didorong terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, investasi, serta pelayanan kepada masyarakat," pungkas Mohammad Dody Fachrudin. (Riduan).

BACA JUGA: Rupiah Menguat di Pembukaan Awal Senin 10 Januari 2022

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong