Logo Saibumi

Jalan Penghubung Teluk Pandan-Padang Cermin  Kembali Normal, Lebih 5 Ton Putar Arah

Jalan Penghubung Teluk Pandan-Padang Cermin  Kembali Normal, Lebih 5 Ton Putar Arah

Saibumi.com (SMSI)  Pesawaran – Akses Jalan penghubung menuju Teluk Pandan dan Kecamatan Padang Cermin kembali dapat diilewati kendaraan meski kondisinya darurat, namun kendaraan roda empat (R4) tidak melebihi 5 ton melintasi.

Jembatan yang sempat terputus akibat tergerus air luapan way Gebang di Kecamatan Teluk Pandan.

BACA JUGA: Warga Resah Jembatan Putus, Bupati Pesawaran: Segera Buat Jalan Alternatif

Hal ini Sekretaris Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, M. Taufiqullah usai uji coba kendaraan melewati jembatan cross girder Way Gebang secara aman dan lancar dalam serah terimakan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Dinas PU/PR) Kabupaten Pesawaran, melalui Kabid Binamarga setempat, Renaldi Meldiawan, Rabu (29/12/2021).

” Jembatan penghubung ini menggunakan cross girder bisa dilalui kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) namun masih bersifat darurat, karena itu dibutuhkan pengawasan semua pihak, agar kendaraan lebih 5 ton tidak melalui jembatan darurat ini,” jelas Taufiq

Menurutnya, jembatan Way Gebang ini terguling akibat tergerus arus air way gebang. Jembatan Way Gebang ini type box culvert atau gorong-gorong. Ketika tanahnya tergerus oleh air, maka jembatan itu turun tapi enggak pecah, cuman miring akibat tergerus air.

 

” Oleh karena itu kami akan lakukan tindakan denganmelakukan penahanan jembatan bagian badan sungai agar tidak kembali ikut bergeser dan miring jembatan sementara itu ketika hujan lebat, dan arus air besar, makanya kami bersama teman-teman terus memantau, jika terjadi kerusakan segera mengambil langkah-langkah dan perbaikan,” kata Taufiq.

 

Kabid Binamarga Dinas PU/PR Kabupaten Pesawaran, Renaldi Meldiawan menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Pesawaran menerima jembatan sementara ini dari Dinas Binamarga Provinsi Lampung.

” Jembatan sementara ini telah diserahterimakan dari Dinas Binamarga Provinsi Lampung kepada Dinas Binamarga Kabupaten Pesawaran, tentu tingkat keamanan harus terjaga melibatkan semua pihak, termasuk Brigif 4 Marinir/BS,” ujar Renaldi.

Untuk itu, sambung Renaldi mengajak semua pihak untuk sama-sama menjaga dan merapat, termasuk keamanan kendaraan yang melintasi jembatan sementara ini terus dipantau.

” Jika kendaraan roda empat (R4) bertonase melebihi kapasitas 5 ton diarah putar balikan melintasi jalur alternative lain, karena ini penting untuk menjaga jembatan sementara ini agar awet sampai dibangunkan jembatan permanen di tahun 2022 oleh Dinas Bina Marga Provinsi Lampung,” jelasnya.

Diketahui, jembatan cross girder di Way Gebang usai digarap Dinas Binamarga Provinsi Lampung, salah satu langkah cepat dalam penanganan tanggap darurat bencana, pasca runtuhnya jembatan permanen sebagai akses utama penghubung jalan milik Provinsi Lampung tersebut.

Perwira Seksi Intelijen (Pas Intel) Brigif 4 Marinir/BS Letkol Marinir Suci Purnomo melakukan uji coba dengan kendaraannya melintasi jembatan tersebut, kini jalur tersebut dapat dilalui kendaraan roda dua (R2) dan roda dua (R2) sampai dibangunkan kembali jembatan permanen di tahun 2022 menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Lampung. (*)

BACA JUGA: Jembatan Penghubung Teluk Pandan-Padang Cermin Ambrol, Mobilitas Masyarakat Terganggu

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA