Logo Saibumi

Geger, Warga Temukan Buaya Muara 4 Meter di Ketapang Lampung Selatan

Geger, Warga Temukan Buaya Muara 4 Meter di Ketapang Lampung Selatan

Saibumi.com (SMSI), Lampung Selatan - Seekor buaya muara ditemukan di tambak tradisional udang di Desa Brundung, Ketapang, Lampung Selatan, Jumat (03/09/2021) siang.

 

BACA JUGA: Diduga Tersambar Kereta Api, Seorang Pria Tewas di Tempat

Buaya muara sepanjang 4 Meter dengan bobot 100 Kg tersebut pertama kali ditemukan oleh salah satu warga yang bernama Sugeng (32) saat hendak mengecek tambaknya.

 

Sugeng mengatakan buaya tersebut ditemukan dirinya saat berada di dalam tambak miliknya. Kemudian ia langsung berlari dan memanggil warga untuk meminta bantuan agar dapat menangkap buaya tersebut.

 

"Melihat buaya di dalam tambak, saya panik dan langsung berlari meminta bantuan warga. Tak lama kemudian, buaya berhasil ditangkap dengan peralatan seadanya, sehingga tidak ada korban jiwa ataupun luka saat penangkapan buaya," kata Sugeng.

 

Sementara itu, Kepala Desa Brundung Sunarso menuturkan, buaya muara ini diduga masuk kepemukiman tambak untuk mencari tempat bertelur.

 

"Kami himbau kepada warga, terutama yang bekerja sebagai petani tambak udang, agar berhati-hati saat beraktivitas. Hal ini dikarenakan, masih ada indikasi buaya lainya yang berkeliaran disekitaran Brundung yang belum tertangkap," kata Sunarso.

 

Warga setempat berbondong-bondong datang untuk melihat kondisi buaya yang sudah ditangkap warga. Selanjutnya, buaya muara tersebut diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung. (Sinta)

BACA JUGA: Kembali Makan Korban, Lakalantas Bakuheni-Terbanggi Besar Tewaskan Satu Orang



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong