Logo Saibumi

Lagi, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto Diperiksa KPK Kasus Suap

Lagi, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto Diperiksa KPK Kasus Suap

Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto (Foto: Istimewa)

Saibumi.com - Bupati Lampung Selatan,Nanang Ermanto, kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, 11 Januari 2021.

Nanang Ermanto akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus suap, terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2016 dan 2017.

BACA JUGA: 1.877 Mahasiswa ITERA Laksanakan KKN Daring di 118 SMA

"Hari ini, dijadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto sebagai saksi untuk tersangka SY (Syahroni/mantan Kabid Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, dilansir Suaralampung.id -- jaringan Saibumi.com -- grup Suara.com.

Sebelumnya, pada 15 Desember 2020, KPK juga telah memeriksa Nanang untuk tersangka lainnya dalam kasus tersebut, yaitu mantan Kadis PUPR Lampung Selatan 2016-2017 Hermansyah Hamidi (HH).

Saat itu, Nanang dikonfirmasi perihal peran tersangka Hermansyah pada proyek-proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan Tahun Anggaran 2016-2018.

Dalam konstruksi perkara, Hermansyah diduga melakukan perbuatan korupsi bersama-sama dengan mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.

Hermansyah dan mantan Kabid Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan Syahroni mendapatkan perintah dari Zainudin Hasan, untuk melakukan pungutan proyek pada Dinas PUPR Lampung Selatan sebesar 21 persen dari anggaran proyek.

Hermansyah meminta kepada Syahroni untuk mengumpulkan setoran, kemudian diserahkan.

Selain itu, juga dibuat suatu tim khusus yang bertugas untuk melakukan upload penawaran para rekanan, menyesuaikan dengan plotting yang sudah disusun berdasarkan nilai setoran yang telah diserahkan para rekanan kepada Agus Bhakti Nugroho, yang merupakan Staf Ahli Bupati Lampung Selatan sekaligus Anggota DPRD Provinsi Lampung.

Syahroni lantas menghubungi para rekanan pada Dinas PUPR Lampung Selatan, lalu meminta setoran dari para rekanan tersebut dan mem-plotting para rekanan terhadap besaran paket pengadaan di Dinas PUPR Lampung Selatan, menyesuaikan dengan besaran dana yang disetorkan.

Besaran dana yang diterima dibagi yang nilainya untuk Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) sebesar 0,5-0,75 persen, Bupati sebesar 15-17 persen, dan Kadis PUPR sebesar 2 persen.

Sejak kurun waktu 2016 sampai 2018, dana yang sudah diterima Zainudin melalui Agus Bhakti Nugroho yang sumbernya berasal dari proyek-proyek pada Dinas PUPR Lampung Selatan yang dikelola Syahroni dan Hermansyah, yakni pada 2016 senilai Rp26.073.771.210 dan pada 2017 senilai Rp23.669.020.935. (*)

BACA JUGA: Kuasa Hukum Yutuber Beberkan ‘Dosa’ Paslon 03 di Pilwakot Bandar Lampung

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong