Logo Saibumi

Awalnya Mengaku Terkejut, Akhirnya KPU Bandar Lampung Ikut Bawaslu Provinsi Batalkan Pencalonan Eva-Deddy

Awalnya Mengaku Terkejut, Akhirnya KPU Bandar Lampung Ikut Bawaslu Provinsi Batalkan Pencalonan Eva-Deddy

Dedy Triadi (Foto: Istimewa)

Saibumi.com, Bandar Lampung - Semula mengaku terkejut saat mengetahui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendiskuslifikasi atau membatalkan pencalonan pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah, di Pilwakot Bandar Lampung 2020.

Namun, akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung memutuskan membatalkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Nomor urut 03 itu sebagai peserta Pilkada Bandar Lampung 2020. 

BACA JUGA: Audisi LIDA 2021 Zona Lampung Batch 2 Digelar Virtual

Padahal sebelumnya KPU Kota Bandar Lampung sudah menyatakan Eva-Deddy pemenang Pilkada 2020, yang digelar 9 Desember 2020.

Aneh dan janggal. Pengamat menilai jika memang Eva-Deddy tidak memenuhi syarat pencalonan, keputusan pembatalan atau diskualifikasi pencalonan itu seharusnya dilakukan sejak awal. Bukan sekarang, saat pemenang telah diumumkan KPU.

Keputusan pembatalan pencalonan pasangan Eva-Deddy ini tertuang dalam SK KPU Bandar Lampung Nomor 007/HK.03.1-Kpt/1871/KPU-Kot/I/ 2021 tentang Pembatalan Pasangan Calon Peserta Pemilhan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Tahun 2020.

Ketua KPU Bandar Lampung, Dedy Triadi, membenarkan pihaknya telah mengeluarkan surat keputusan pembatalan Eva-Deddy sebagai peserta Pilkada Bandar Lampung 2020. 

"Ya, benar," ujarnya, saat dikonfirmasi Suaralampung.id -- jaringan Saibumi.com -- grup Suara.com, lewat pesan singkat WhatsApp, Jumat, 8 Januari 2021, malam. 

Dikeluarkannya putusan pembatalan Eva-Deddy sebagai peserta Pilkada Bandar Lampung 2020 itu merupakan tindak lanjut dari putusan Bawaslu Lampung. 

Sebelumnya, Bawaslu Lampung memutuskan membatalkan pasangan Eva-Deddy sebagai pasangan calon pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung 2020. 

Bawaslu membatalkan pencalonan Eva-Deddy karena pasangan ini terbukti melakukan pelanggaran admistrasi terstruktur, sistematis dan massif (TSM).

Pasangan Eva-Deddy dinilai mendapatkan bantuan dari Wali Kota Herman HN dan jajarannya dalam pemenangan di Pilkada Bandar Lampung 2020. 

Bantuan menggunakan aparatur pemerintah ini dianggap mendongkrak suara pasangan Eva-Deddy dalam pemilihan di Pilkada Bandar Lampung 2020. 

Diketahui  Pilkada Bandar Lampung 2020 diikuti tiga pasangan calon kepala daerah. 

Pasangan calon nomor urut pertama adalah pasangan  Rycko Menoza-Johan Sulaiman. Pasangan ini meraih 92.428 suara. 

Nomor urut dua adalah pasangan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo yang meraup 93.280 suara. 

Nomor urut tiga adalah pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah. Pasangan ini meraih 249.241 suara. 

Dengan dibatalkannya pasangan Eva-Deddy sebagai peserta Pilkada Bandar Lampung 2020, maka otomatis kemenangan pasangan ini juga batal. 

Namun, pihak KPU Bandar Lampung hingga kini belum mengeluarkan keputusan mengenai siapa pemenang Pilkada Bandar Lampung, setelah dibatalkannya pasangan Eva-Deddy sebagai peserta Pilkada Bandar Lampung. 

Menurut Dedy Triadi, pihaknya masih menunggu adanya gugatan yang diajukan pihak Eva-Deddy di MA dan MK. (*)

BACA JUGA: Promo Menarik Khusus Pelajar Cuma di Astra Motor Imam Bonjol

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong