Logo Saibumi

Termasuk Lampung, Kemendikbud Sebut 14 Provinsi Ini Siap Buka Sekolah saat Pandemi Covid-19

Termasuk Lampung, Kemendikbud Sebut 14 Provinsi Ini Siap Buka Sekolah saat Pandemi Covid-19

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Saibumi.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat sebanyak 14 dari 34 provinsi sudah siap membuka kembali sekolah, untuk menggelar pembelajaran tatap muka pada Januari 2021. 

Kemendikbud memastikan protokol kesehatan akan dilakukan dengan ketat.

BACA JUGA: Studi: Selain Fisik, Pakai Masker juga Lindungi Kesehatan Mental

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri menjelaskan tidak semua daerah di dalam 14 provinsi tersebut sudah membuka sekolah.

"Dari kajian kami, dari rekap kami. Daerah yang sudah siap ada 14 daerah provinsi. Meskipun setiap daerah tidak ada yang mutlak, tidak ada yang 100 persen bisa siap betul, tapi tetap bergelombang itu," kata Jumeri, dalam jumpa pers virtual, dilansir Suara.com -- jaringan Saibumi.com, Selasa, 5 Januari 2021.

Dia merinci ke 14 provinsi tersebut yaitu Lampung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan Sulawesi Barat.

Sedangkan 16 provinsi yang menunda buka sekolah antara lain; Aceh, DKI Jakarta, Sumatra Utara, Bengkulu, Jambi, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat. Kemudian ada Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Papua Barat, dan Sulawesi Tengah.

Diketahui, pembelajaran tatap muka di sekolah tetap hanya diperbolehkan untuk sekolah yang telah memenuhi daftar periksa yakni ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih dan layak, sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer, dan desinfektan.

Selanjutnya, mampu mengakses fasilitas pelayanan Kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker, memiliki alat pengukur suhu badan (thermogun).

Daftar periksa berikutnya adalah memiliki pemetaan warga satuan pendidikan yang memiliki komorbid yang tidak terkontrol, tidak memiliki akses transportasi yang aman, memiliki Riwayat perjalanan dari daerah dengan tingkat risiko Covid-19 dan belum menyelesaikan isolasi mandiri.

Terakhir, mendapatkan persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua/wali.

Pembelajaran tatap muka tetap dilakukan dengan mengikuti protokol Kesehatan yang ketat terdiri dari kondisi kelas pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar dan pendidikan menengah menerapkan jaga jarak minimal 1,5 meter.

Sementara itu, jumlah siswa dalam kelas pada jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB) maksimal 5 peserta didik per kelas dari standar awal 5-8 peserta didik per kelas.

Pendidikan dasar dan pendidikan menengah maksimal 18 peserta didik dari standar awal 28-36 peserta didik/kelas.

Pada jenjang PAUD maksimal 5 peserta didik dari standar awal 15 peserta didik/kelas.

Penerapan jadwal pembelajaran, jumlah hari dan jam belajar dengan sistem pergiliran rombongan belajar ditentukan oleh masing-masing sekolah sesuai dengan situasi dan kebutuhan. (*)

BACA JUGA: Pekan Depan, Para Kepala Daerah di Lampung Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong