Logo Saibumi

Ini Lima Gejala Virus Corona Terkait Gangguan Pencernaan, Waspadai Cirinya!

Ini Lima Gejala Virus Corona Terkait Gangguan Pencernaan, Waspadai Cirinya!

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Saibumi.com - Umumnya, virus corona menyebabkan gejala berupa batuk kering persisten, demam, dan kesulitan bernapas.

Tapi, setiap pasien bisa mengalami efek yang berbeda-beda dari infeksi virus corona.

BACA JUGA: Studi: Minum Kopi dan Teh Tiap Hari Turunkan Risiko Kematian Dini, Ini Alasannya

Seseorang bisa mengalami gangguan pencernaan akibat Covid-19.

Selain itu, virus corona juga bisa memengaruhi kebiasaan dan pola makan seseorang.

Berikut ini dilansir dari Times of India dan Suara.com -- jaringan Saibumi.com, Minggu, 3 Januari 2020, beberapa gejala virus corona terkait dengan makanan.

1. Sakit perut

Menurut tinjauan oleh 3 rumah sakit China, 1 dari setiap 5 pasien virus corona melaporkan gejala gastrointestinal, termasuk muntah, diare, dan sakit perut.

Ada hubungan kuat yang disarankan antara dampak virus corona Covid-19 pada mikroba usus dan kemampuan penyebaran infeksi melalui penularan feses.

Meskipun kondisi itu bukan berarti Anda mengidap gejala virus corona Covid-19, sebaiknya gunakan kamar mandi terpisah sampai hasil tes virus corona keluar.

Perlu dipahami bahwa orang yang mengalami gejala gastrointestinal mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkan virus dari tubuh dibandingkan mereka yang tidak mengalaminya.

2. Kehilangan nafsu makan

Nafsu makan yang menurun bisa sangat merugikan ketika seseorang terinfeksi virus corona, terlebih pada orang yang kehilangan penciuman dan rasa.

Anosmia dan aphagia dapat membuat orang membenci makanan yang biasanya mereka sukai dan mengubah indra dalam waktu lama.

Dalam sebuah peneliti di China, lebih dari 80 persen pasien virus corona mengaku tidak nafsu makan beberapa hari setelah infeksi.

Efek samping lain yang telah diamati adalah penurunan berat badan dan metabolisme akibat kebiasaan makan yang buruk. Jika tak ada makanan atau minuman yang menarik, Anda bisa mencoba meminum teh hijau.

3. Mual

Sama seperti diare dan kehilangan nafsu makan, mual bukanlah gejala virus corona yang umum.

Sebuah studi pada 138 pasien di Wuhan, menemukan bahwa 10 persen orang mengalami mual dan diare, dua hari sebelum demam.

Jika Anda mengalamu mual dan diare setelah berhubungan atau kontak fisik dengan pasien positif virus corona Covid-19, sebaiknya hubungi dokter.

4. Sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan sering disalahartikan sebagai alergi, seperti flu. Tapi, virus corona Covid-19 bisa menyebabkan sakit tenggorokan.

Sakit tenggorokan menandakan bahwa Anda mengalami infeksi tenggorokan, yang disebut juga faringitis.

Kondisi ini juga bisa membuat seseorang sulit mengonsumsi makanan dan minuman atau menyebabkan rasa sakit saat makan.

5. Kehilangan indra penciuman dan perasa

Kehilangan bau dan rasa telah diakui sebagai gejala umum virus corona. Gejala ini bisa berkembang antara 2 hingga 14 hari setelah terpapar virus corona.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, kehilangan indra penciuman dan perasa tidak menyakitkan atau mengkhawatirkan, seperti masalah pencernaan, kelelahan dan nyeri otot.

Tapi, gejala ini membutuhkan waktu paling lama untuk pulih dan mengganggu pasien secara psikologis, karena, tidak ada pengobatan khusus untuk menyembuhkan. (*)

BACA JUGA: Indonesia Akan Beli Vaksin Covid-19 AstraZeneca Tanpa Diuji Coba Efektivitasnya, Aman?

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong