Logo Saibumi

Kilas Balik: Garis Waktu Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia Sepanjang 2020

Kilas Balik: Garis Waktu Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia Sepanjang 2020

Kaleidoskop kasus Covid-19 di Indonesia (Dok. Webinar mengenai peluncuran makalah Kebijakan Kesehatan atau Health Outlook)

Saibumi.com - Kasus infeksi Covid-19 terus meningkat setiap hari. Di Indonesia, sudah lebih dari 630 ribu pasien dinyatakan positif dengan angka kematian lebih dari 19 ribu kasus.

Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI), membuat kaleidoskop kasus Covid-19 dari tercatatnya virus corona jenis baru tersebut pada 2 maret 2020 lalu, sampai sekarang.

BACA JUGA: Hindari Sebisa Mungkin, Ini 6 Tempat Paling Umum Tularkan Covid-19

Dalam webinar mengenai peluncuran makalah Kebijakan Kesehatan atau Health Outlook perjalanan, berikut kondisi sebaran Covid-19 di Indonesia dari awal kasus sampai sekarang, dilansir dari Suara.com -- jaringan Saibumi.com, Minggu, 20 Desember 2020:

1. Awal kasus

Pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo umumkan 2 kasus positif Covid-19. Tanggal 11 Maret, World Health Organization (WHO) umumkan Covid-19 sebagai pandemi dunia. Pada 13 Maret gugus tugas percepatan Covid-19 dibentuk. Dua minggu setelah kejadian diumumkan kasus positif, pemerintah umumkan adanya kegiatan Work From Home (WFH) yaitu, semua pekerjaan maupun pendidikan dilakukan di rumah.

2.Penetapan sebagai bencana nasional

Setelah berjalan lebih dari satu bulan, pada 13 April pemerintah menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional. Saat ini muncul imbauan Pembatasan Sosisal Berskala Besar (PSBB). Selain itu, pada 1 Mei timbul larangan mudik untuk seluruh masyarakat di Indonesia.

3. Masa kenormalan baru (new normal)

Pada 1 Juni pemerintah umumkan masa kenormalan baru (new normal). Masa ini menjadi masa-masa transisi PSBB khususnya pada 4 Juni. Ini adalah waktu di mana aturan protokol kesehatan berlaku di masyarakat.

4. Kasus tidak diumumkan lagi

Mulai tanggal 22 Juli, kasus harian Covid-19 tidak diumumkan lagi. Lalu pada 28 Juli, diumumkan kasus Covid-19 mencapai angka 100 ribu.

5. Penerapan sanksi

Pada 5 Agustus, pemerintah umumkan sanksi untuk masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

6. Edaran vaksinasi

Setelah beberapa bulan, pada 19 Oktober, pemerintah umumkan mengenai edaran persiapan vaksinasi Covid-19.

7. Kasus tembus 500.000

Pada 23 November, pemerintah menyatakan kasus positif Covid-19 di Indonesia tembus hingga 500 ribu.

8. Kasus harian tertinggi

Pada 4 Desember, Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kasus tertinggi harian Covid-19, yaitu sebanyak 1032 kasus.

Hingga saat ini, kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan. Masyarakat tetap diminta untuk patuhi prokol kesehatan yang berlaku sambil menunggu proses uji coba vaksin selesai sebelum didistribusikan. 

(Penulis: Fajar Ramadhan)

Sumber: Webinar mengenai peluncuran makalah Kebijakan Kesehatan atau Health Outlook (*)

BACA JUGA: Ketua IDI Bandar Lampung: 19 Dokter Terpapar Covid-19

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong