Logo Saibumi

Kasus Corona Terus Meroket, tapi Satgas Covid-19 Tetap Ajak Warga Mencoblos di Pilkada

Kasus Corona Terus Meroket, tapi Satgas Covid-19 Tetap Ajak Warga Mencoblos di Pilkada

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Saibumi.com, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan Pilkada Serentak 2020 masih bisa dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, meski kasus positif corona terus meroket dan mencetak rekor tertinggi sebanyak 8.369 orang, Kamis, 3 Desember 2020.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan proses pemungutan suara tetap bisa dilakukan jika protokol kesehatan dilakukan dengan maksimal, antisipasi juga sudah dilakukan untuk menyambut pilkada pada 9 Desember nanti oleh KPU.

BACA JUGA: Januari 2021 Anak Belajar Tatap Muka di Sekolah, Pertimbangkan Dulu Hal Ini

"Saya benar-benar berharap masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang bertanggung jawab. Dan memiliki kapasitas serta komitmen untuk memimpin daerah di tengah masa pandemi," kata Wiku dalam konferensi pers dari Gedung BNPB, Jakarta, dilansir Suara.com -- jaringan Saibumi.com.

Menurut Wiku, peran pemimpin sangat dibutuhkan pada masa pandemi ini, masyarakat diminta untuk menggunakan hak pilihnya dengan pergi ke tempat pemungutan suara atau TPS dengan protokol kesehatan.

"Poin yang tak kalah pentingnya, pilihlah pemimpin yang menaati aturan-aturan terkait protokol kesehatan saat melakukan kampanye. Karena hal ini dapat menjadi cerminan tanggung jawab pemimpin ke depannya," ujarnya.

Dia mencontohkan negara lain yang sukses menggelar Pemilu seperti Kroasia, Republik Dominika, Malawi, Makedonia Utara, Korea Selatan, dan Trinidad and Tobago dengan protokol kesehatan.

Ada juga negara yang mengalami peningkatan kasus pasca Pemilu seperti Belarusia, Polandia, Serbia, dan Singapura, namun menurut Wiku hal itu bukan murni terjadi akibat penyelenggaraan Pemilu.

"Terjadi tren peningkatan kasus setelah pemilu yang juga disebabkan oleh faktor lain seperti terjadi demonstrasi lanjutan pasca pemilu di Belarusia, adanya pelanggaran aktivitas sosial ekonomi di Singapura dan Polandia, serta ada kasus yang tak dilaporkan di Serbia," pungkas Wiku. (*)

BACA JUGA: Satu Lagi Menteri Positif Covid-19, Kali Ini Menaker Ida Fauziyah

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong