Logo Saibumi

Mahasiwa Baru Universitas Teknokrat, Ikuti Propti Virtual Tema Bela Negara

Mahasiwa Baru Universitas Teknokrat, Ikuti Propti Virtual Tema Bela Negara

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Di tengah kondisi pandemi COVID-19, Universitas Teknokrat Indonesia sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Lampung memberikan bimbingan aktivitas kemahasiswaan secara daring.

Kegiatan rangkaian dari Program Orientasi Pendidikan Ringgi (Propti) hari kedua dibuka secara virtual dan diikuti sebanyak 735 mahasiswa.

Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia, Mahathir Muhammad mengatakan, kegiatan pengenalan kampus kepada mahasiswa baru telah dikonsep secara daring, sesuai juga dengan panduan yang telah ditetapkan kementerian. Adapun materi yang disampaikan melalui kegiatan virtual ini berupa materi yang berorientasi pada akademik dan non akademik.

"Pelaksanaan propti hari kedua yaitu penyampaian materi pembinaan, dengan tema Kesadaran Bela Negara, Kehidupan Berbangsa dan Bernegara," kata Mahathir, Sabtu 26 September 2020.

Sikap dan perilaku kecintaan akan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus dijiwai muda dan mudi bangsa, yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Karena tujuan bela negara mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

"Sebagai Bangsa Indonesia kenapa kita harus melakukan bela negara, karena mempunyai nilai sadar berbangsa, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, memiliki kemampuan bela negara sehingga kita akan mencintai tanah air,” jelasnya.

Menurutnya, sebagai anak bangsa bela Negara sangat diperlukan karena ada ancaman. Yaitu setiap usaha dan kegiatan baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan negara.

Sebagai contoh, kata Mahathir, sumber ancaman dari dalam negeri yakni konflik antar golongan, pemaksaan kehendak sehingga terjadi kerusuhan, memudarnya rasa nasionalisme. Juga faktor kondisi masyarakat seperti kemiskinan dan pengangguran. Sedangkan ancaman luar negeri, di antaranya invasi/agresi militer, terorisme skala internasional, jaringan narkoba secara internasional, penjarahan kekayaan alam dan lain-lainnya.

"Oleh karena itu mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, dalam bela negara bisa dilakukan dengan tidak menggunakan narkoba, tidak ikut tawuran, tidak membuat onar di lingkungan sekitar. Serta rajin belajar dan berprestasi, membantu melestarikan budaya, saling menghormati agama dan kepercayaan orang lain, aktif dalam kegiatan positif dalam membantu negara," paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam penyampaian materi melalui daring ini kepada mahasiswa baru dengan tema bela negara, memiliki manfaat. Yaitu membentuk sikap disiplin waktu, aktivitas, dan pengaturan kegiatan. Membentuk jiwa kebersamaan dan solidaritas antar sesama rekan seperjuangan, membentuk mental dan fisik yang tangguh.

"Juga menanamkan rasa kecintaan pada bangsa dan patriotisme sesuai dengan kemampuan diri. Menghilangkan sikap negatif seperti, malas, boros, egois, tidak disiplin dan tentunya akan menjadi kepribadian yang taat pada aturan dan aturan hukum yang berlaku," pungkasnyam

Penyampaian materi kedua oleh Wakil Rektor II Universitas Teknokrat Indonesia, Dewi Sukmasari, dengan materi “Perguruan Tinggi di Era Revolusi Industri 4.0 dan Kehidupan Baru Pasca Pandemi (New Normal). Setelah penyampaian materi, diputarkan lagu Hymne Pendidik karya Rektor Universitas Teknokrat Indonesia yaitu Nasrullah Yusuf.

 

 

 

Laporan Reporter Saibumi.com Siska Purnama Sari

BACA JUGA: Pertamina Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat Hadapi Kebakaran

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA