Logo Saibumi

Dokter Saibumi: Mata Ikan Bisa Sembuh Tanpa Pembedahan, Ini Caranya

Dokter Saibumi: Mata Ikan Bisa Sembuh Tanpa Pembedahan, Ini Caranya

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Banyak yang mengira mata ikan sama dengan kapalan, padahal kedua kondisi tersebut berbeda. Mata ikan atau yang dikenal juga dengan nama clavus adalah tumpukan kulit berbentuk bulat, biasanya berukuran lebih kecil dibanding kapalan serta memiliki bagian tengah yang keras dan dikelilingi kulit yang meradang.

Mata ikan muncul akibat penebalan kulit secara berlebihan, gesekan dan tekanan yang terjadi secara berulang pada kaki. Meskipun bisa menimbulkan rasa nyeri, mata sebenarnya bukan kondisi yang berbahaya, tetapi bisa mengganggu kenyamanan saat berjalan.

Oleh karena itu, mata ikan tetap perlu diobati. Kamu bisa menghilangkan mata ikan tanpa perlu operasi. Simak cara alami mengatasi mata ikan di bawah ini.

Dokter Klinik Saibumi, dr. Sihol Erwin Nainggolan menjelaskan, pasien yang mengalami gejala adanya Clavus tidak perlu panik. Sebab hal tersebut bukanlah penyakit yang berbahaya, seperti tumor atau penyakit kelainan kulit. Namun tetap harus melakukan cek ke rumah sakit atau klinik untuk memastikan tingkat keparahan.

"Clavus sebenarnya bisa aja hilang sendiri kalau kondisi nya belum parah. Tapi kalau sudah parah harus di eksisi atau dibedah, dibuang dengan cara dipotong," ungkap Dokter Sihol kepada Saibumi.com, Selasa 28 April 2020.

Namun, lanjutnya, pasien juga bisa melakukan tindakan awal penanganan mata ikan dirumah. Yakni dengan cara merendam kaki dan telapak tangan agar kulit menjadi lunak dan lembab.

"Perlu sesering mungkin merendam kaki di dalam air hangat agar kulit kaki menjadi lebih lunak. Sementara pada penderita mata ikan juga bisa dilanjutkan dengan menggosok bagian Clavus mengunakam batu apung secara perlahan untuk mengikis penumpukan kulitnya," jelasnya

Dokter Sihol menjelaskan, untuk perawatan lebih lanjut bisa oleskan pelembap ke area kulit yang dikikis agar kulit tetap lembap dan halus atau mengunakan cream khusus untuk melembutkan bagian kasar pada telapak kaki dan tangan.

"Beberapa obat-obatan atau salep yang mengandung asam salisilat juga berkhasiat untuk melunakkan dan mengangkat kulit mati, sehingga mata ikan dapat dihilangkan. Namun tetap harus dalam pengawasan dokter, sebab beberapa pasien yang mengidap penyakit tertentu tidak boleh mengunakan," paparnya.

Sementara itu, untuk mencegah area yang terkena mata ikan bergesekkan dengan sepatu, pasien bisa menggunakan bantalan atau pads yang sudah disesuaikan dengan bentuk telapak kaki.

"Ingat, jangan mencoba memotong sendiri mata ikan di telapak kakimu, karena hal ini bisa menyebabkan infeksi yang berpotensi membahayakan jaringan di sekitarnya. Memotong mata ikan hanya boleh dilakukan oleh dokter," pungkasnya.

 

Laporan Reporter Saibumi.com Siska Purnama Sari

BACA JUGA: Dinkes Sebut 23 Warga Bandar Lampung Positif Covid-19

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong