Logo Saibumi

Antisipasi Covid-19, PN Tanggamus Terapkan Sistem E-Court pada Sidang Perdata

Antisipasi Covid-19, PN Tanggamus Terapkan Sistem E-Court pada Sidang Perdata

Foto suasanan pelayanan publik di PN Kotaagung. (Foto: Ist)

Saibumi.com (SMSI) Tanggamus - Sesuai surat edaran Mahkamah Agung RI Tanggal 17 Maret 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Hakim dan Aparat Pengadilan, pihak Pengadilan Negeri (PN) Kota Agung Kelas II terapkan sidang sistem e-court terhadap perkara perdata.

"Dalam persidangan perdata kita memaksimalkan fungsi e-court, jadi kalau e-court itu kan kita tidak bersidang secara fisik tapi melalui aplikasi. Sebisa mungkin dimaksimalkan, jadi jawaban, gugatan, replik-duplik itu bisa dilakukan dari tempat tinggal," kata Tri Baginda, Humas PN Kota Agung Kelas II, Selasa 24 Maret 2020.

BACA JUGA: Physical Distancing, Laporkan Pemakaian Lisrtrik PLN Secara Online

Upaya tersebut sebagai langkah pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) yang telah menjadi pademi, namun tidak menghambat proses persidangan dan layanan publik lainnya.

"Untuk pelayanan sendiri tetap berlangsung seperti biasanya. Tapi ada aturan jika ada petugas yang piket sakit tidak perlu masuk dan digantikan petugas lainnya. Pada prinsipnya (pelayanan) tetap berjalan seperti biasanya," ujar Tri Baginda.

Berbeda dengan perkara perdata, sidang perkara pidana tetap berjalan seperti biasanya. Tetapi pihak pengadilan menerapkan social distancing sesuai anjuran pemerintah. Seperti menjaga jarak fisik dan mengurangi jumlah pengunjung sidang.

"Kalau perkara pidana, karena tidak ada aturan atau payung hukumnya, suka tidak suka, mau tidak mau masih kita bersidang. Tapi seperti yang telah saya sampaikan tadi, ada himbauan dari majelis hakim untuk menjaga jarak dan membatasi pengunjung sidang," ucapnya.

Tri Baginda menyebut, alasan sidang perkara pidana tidak menerapkan sidang secara online disebabkan pemerintah belum secara resmi menerapkan status lockdown atau keadaan yang menyebabkan tidak dapat beraktivitas.

"Jadi sifatnya kan masih anjuran, karena dari pemerintah pusat masih sifatnya anjuran tentu kami mengikuti pemerintah pusat tentang anjuran tersebut," katanya.

Terkait upaya penerapan pengukuran suhu tubuh bagi para pengunjung sidang, Tri Baginda mengakui jika anjuran tersebut ada namun pihak pengadilan belum dapat menerapkan.

"Anjuran memang ada, tapi karena keterbatasan dari kami sendiri, kami akui sejauh ini belum ada untuk pengukuran suhu badan," akunya.

Menanggapi apakah tersangka perlu dilampirkan surat keterangan bebas virus corona saat akan disidang, Tri Baginda menyebut akan berkoordinasi dengan pihak Lapas sebelum tersangaka dibawa kepersidangan.

"Kalau memang ada tersangka yang diduga terkena virus corona (suspect coviid-19) dan dalam keadaan tidak sehat atau sakit, tidak diizinkan bersidang. Jadi nanti bisa disampaikan oleh yang bersangkutan bahwa sedang sakit dan sidang dapat ditunda," pungkasnya.

Laporan Reporter Saibumi.com Rusdi

BACA JUGA: Antisipasi Covid-19, Honda Patria Sediakan Hand Sanitizer

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA