Logo Saibumi

Cegah Covid-19, Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung Tidak Menerima Kunjungan Keluarga.

Cegah Covid-19, Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung Tidak Menerima Kunjungan Keluarga.

Seorang petugas Lapas sedang melakukan penyemprotan cairan disinfektan di setiap blok dan ruangan di Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung. (Foto Angga Saibumi.com)

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Untuk menjamin keselamatan warga binaan dan memutus rantai penyebaran COVID-19, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Bandar Lampung tidak menerima kunjungan keluarga.

Selain itu, lapas yang berada di Way Hui Lampung Selatan itu juga melakukan sejumlah protokoler kepada para pegawai dan kunjungan dari opd lainnya. Dengan melakukan pengecekan suhu tubuh, menyemprotan disinfektan keseluruh tubuh dan kegiatan cuci tangan pakai sabun.

BACA JUGA: Pemkot Lakukan Penyemprotan Disinfektan Ditiap Sekolah

Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung, Hensah menjelaskan, untuk sementara waktu pihaknya melarang keluarga narapidana membesuk sampai dengan yang ditetapkan permerintah atau saat Indonesia sudah dikatakan aman dari Covid-19.

"Kunjungan keluarga narapidana sudah ditiadakan, ini sudah berlangsung dari sepekan lalu. Sebagai salah satu upaya kita untuk meningkatkan perlindungan, yang semula hanya pengurangan jumlah orang masuk. Tapi kini benar-benar tidak ada kunjungan," jelas Hensah.

Penutupan kunjungan di Lapas tersebut sudah berlangsung mulai dari tanggal 17 Maret 2020 lalu, sampai dengan akhir bulan ini.

"Ketentuan ini berlaku selama 14 hari, tetapi bukan menjadi harga mati. Jika dimungkinkan Indonesia belum bisa bebas dari Covid 19 tetap kita perpanjang, sampai dengan batas yang tidak kita tentukan," ungkapnya.

Selain pembatasan kunjungan, Kalapas juga memberlakukan untuk menyetop kiriman makanan dari pihak keluarga narapidana. Sebab, dirinya telah menambah pasokan makanan didapur yang sudah mencukupi.

"Dua hari lalu sempat kamu berlakukan prosedur protokoler, kami terima kiriman makanan namun harus kita semprotkan disinfektan dan kita jemur 2 jam baru kita distribusikan kedalam. Tapi mengingat kondisi ini tidak memungkinkan, jadi setelah 2 kita stop," ungkap Hensah.

Lebih dari itu, Lapas juga akan membuat ruang sterilisasi dengan mesin. Khusus untuk melakukan cek kesehatan, dan penyemprotan merata keseluruh tubuh yang diperuntukkan untuk pengunjung dan petugas.

"Selain itu, kami mewajibkan seluruh pengunjung dari opd maupum lembaga lain yang datang, termasuk seluruh pegawai untuk mencuci tangan. Mengunakan masker dan dilakukan penyemprotan seluruh tubuh," paparnya.

Hensa meminta, para pegawai juga terus menghimbau kepada narapidana agar selalu menjaga kesehatan, dengan cara mencuci tangan mengantisipasi tertular nya COVID-19.

"Pegawai juga harus terus memperhatikan para warga binaan, dengan mengajak berolahraga, menjaga kebersihan badan dan rajin mencuci tangan," pungkasnya.

Laporan Reporter Saibumi.com Siska Purnama Sari

BACA JUGA: Bupati Lampung Barat Rombak GSG RSUD Alimudin Umar Jadi Ruang Isolasi Covid-19

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong