Logo Saibumi

Klarifikasi Ruben Onsu Terkait Kasus Perkelahian di Geprek Bensu Bandar Lampung

Klarifikasi Ruben Onsu Terkait Kasus Perkelahian di Geprek Bensu Bandar Lampung

Ruben Onsu | Instagram : @ruben_onsu

Saibumi.com, Bandar Lampung - Usai kericuhan yang terjadi di Geprek Bensu, pemilik gerai makanan yakni Ruben Onsu memberikan klarifikasi terkait kejadian yang menimpa pegawainya.

Dalam postingannya di Akun Instagram milik Ruben Onsu ada tujuh poin yang disampaikan, berikut isi postingannya : 

@ruben_onsu: “Sebelum nya saya memohon maaf yg sebesar2 nya dan sangat amat menyesal kan kejadian ini terjadi, pulang Live KDI tadi malam saya sudah tidak buka instagram lagi dan saya baru tahu pagi ini . Terkait dengan peristiwa pegawai geprek bensu lampung yg melakukan pemukulan pada tukang gojek bersama ini kami ingin melakukan klarifikasi sebagai berikut : 

1. Pertama tama kami mengutuk setiap perbuatan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh “oknum” yg bekerja di @geprek_bensu_lampung , karena kami membenci tindakan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh siapapun. 

2. Kami akan mempelajari masalah yg melibatkan “oknum” tersebut dan akan segera mengambil tindakan tegas diantaranya melakukan pemecatan.

3. Kami dengan segala rendah hati memohon maaf kepada korban pemukulan dan keluarga nya juga memohon maaf kepada gojek Indonesia atas perbuatan tidak terpuji yg dilakukan “oknum” karyawan Geprek Bensu Lampung. 

4. Perbuatan yg dilakukan oleh “oknum” karyawan tersebut adalah perbuatan pribadi yg terkait dgn masalah pribadinya dan tidak terkait dan sangkut pautnya dgn Geprek Bensu. 

5. Kami meminta karyawan kami mengklarifikasi ttg masalah ini kalau ini murni masalah pribadi, dan bertanggung jawab dgn apa yg sudah dibuat kepada korban 

6.Saya selaku owner dari Geprek Bensu pusat akan bertanggung jawab semua pembiayaan rumah sakit saat ini sampai selesai.

7.Kami juga mendukung jika korban mengambil tindakan hukum atas pelaku kekerasan tersebut Demikian klarifikasi yg kami berikan atas kekurangan dan kesalahan yg ada saya juga mohon maaf kepada semua pihak . Ruben Onsu,” tulisnya.

Diberitakan sebelumnya, perkelahian terjadi antara pegawai Geprek Bensu dengan salah satu driver ojek online yang mengakibatkan baku hantam pada Jumlat malam,, 10 Agustus 2018 lalu. Tidak terima salah satu driver ojek online mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, atas dasar solidaritas sejumlah driver ojek online di Lampung mendatangi Geprek Bensu Kedaton Bandar Lampung dan terjadilah kericuhan.(*)

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.