Logo Saibumi

Usai Kericuhan Ojek Online, Geprek Bensu Lampung Dipasang Garis Polisi

Usai Kericuhan Ojek Online, Geprek Bensu Lampung Dipasang Garis Polisi

Outlet Geprek Bensu Cabang Kedaton yang dipasangi garis polisi, Sabtu, 11 Agustus 2018 | Obbie Fernando/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung - Setalah adanya keributan yang terjadi Jumat malam, 10 Agustus 2018 pukul 21.00 WIB, Geprek Bensu Cabang Kedaton terpantau dipasangi garis polisi pada Sabtu, 11 Agustus 2018.

Pantauan saibumi.com, pada pukul 11.00 WIB Geprek Bensu Cabang Kedaton yang biasanya ramai dikunjungi pembeli hari ini tutup dan dipasangi garis polisi. 

Berdasarkan keterangan salah satu pedagang di dekat lokasi kejadian, Amir mengungkapkan bahwa biasanya Geprek Bensu Cabang Kedaton ini selalu buka dan tidak ada permasalahan. 

"Saya biasanya jualan pagi sampai zuhur. Sebelumnya gak pernah ada masalah, biasanya adem ayem," ungkap pegadang kue pancong di sekitaran Outlet Geprek Bensu Cabang Kedaton. 

Sebelumnya dikabarakan bahwa Jumat malam, 10 Agustus 2018 Outlet Geprek Bensu Cabang Kedaton ini diserbu puluhan driver ojek online karena ada keterlibatan salah satu pegawainya telah memukuli driver ojek online. 

Sampai saat ini, kasus yang melibatkan driver ojek online dan pegawai Geprek Bensu masih ditangani oleh Polresta Bandar Lampung.(*)

Laporan kontributor Saibumi.com Obbie Fernando 

 

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.