Logo Saibumi

Setelah Dua Kali Sidang Ditunda, Michael Dituntut Dijatuhi 10 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar

Setelah Dua Kali Sidang Ditunda, Michael Dituntut Dijatuhi 10 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar

Terdakwa Michael Mulyadi atas kasus narkoba | Obbie Fernando/Saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung -  Setelah 2 kali penundaan pada masa sidang, Michael Mulyadi akhirnya dituntut 10 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum, Kamis, 12 Juli 2018.
 
Michel Mulyadi (33) yang merupakan Warga Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang dituntut selama 10 tahun penjara dan denda satu miliiar subsider 4 bulan penjara atas kasus narkoba di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.
 
Jaksa Penuntut Umum Ilsye Hariyanti mengungkapkan perbuatan yang dilakukan terdakwa berawal pada Minggu, 28 Januari 2018. "Saat itu enam saksi dari Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung mendapat informasi dari masyarakat bahwa didalam hotel Amelia Nomor 322 yang berlokasi di Jalan Raden Intan sedang berlangsung tindak pidana perjudian," ungkap dia.
 
Atas informasi itu para saksi melakukan penggeledahan saat itu ditemukan terdakwa tengah tertidur. Dari hasil penggeledahan ditemukan dua bungkus plastik klip bening diduga sabu seberat 3,48 gram, plastik klip bening berisikan serbuk warna putih coklat diduga merupakan ekstasi dengan berat 1,74 gram dan satu bungkus plastik berisikan daun ganja dengan berat 31,79 gram.
 
"Para saksi kemudian berkordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, kemudian terdakwa beserta barang bukti diserahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut," lanjut dia.
 
Sesuai berita acara pemeriksaan laboratoris laboratorium narkotika Badan Narkotika Nasional (BNN), bahwa benar dari hasil pengecekan daun yang didapat dari Michael adalah ganja mengandung THC terdaftar dalam golongan 1, dua bungkus kristal putih dengan berat netto 2,8418 gram benar mengandung metafetamina.
 
"Barang bukti keseluruhan yang disita petugas dari hasil lab mengandung narkotika secara keseluruhan," ujarnya.
 
Dari sidang putusan akhirnya Michael Mulyadi dinyatakan terbukti bersalah dengan melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.(*)
 
 
Laporan kontributor Saibumi.com Obbie Fernando

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA