Logo Saibumi

BNNP Lampung Musnahkan BB Sabu, Ekstasi dan Bekukan Rekening Berisi 1 Miliar Lebih

BNNP Lampung Musnahkan BB Sabu, Ekstasi dan Bekukan Rekening Berisi 1 Miliar Lebih

Saibumi.com, Bandar Lampung - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 19,2274 gram dan 333 butir ekstasi di Kantor BNNP Lampung, Rabu, 6 Desember 2017.
 
Kepala BNNP Lampung Tagam Sinaga yang diwakili Kabid Pemberantasan BNNP Lampung Abdul Haris mengatakan untuk memenuhi persyaratan yang disita oleh BNNP Lampung tahun 2017. "Penyalahgunaan narkotika di Provinsi Lampung bisa melalui darat pelabuhan bakauheni dan udara di Bandara. Narkotika yang banyak ke wilayah Lampung menangkap A dan D narkotika jenis amphetamine. Dari pengembangan F ditangkap di Perum Bukit Beringin raya Langkapura, Bandar Lampung," ujarnya. 
 
Masih kata dia, barang bukti yang dimusnahkan pil ekstasi 350 butir dan sabu 19,2274 gram. "333 butir. Untuk perkara TPPU masih sedang berjalan. Atas nama Doni alis Pung kedepan ada Roni," bebernya. 
 
Dia menginformasikan pemusnahan barang bukti bulan lalu. "Narkotika dari jalan lintas yang lalu. Ketangkep rekannya, Fauji dapat. Dari kasus TPPU atas nama Dodi Purnomo dan Roni. Dodi Purnomo akan diserahkan ke Kejaksaan," imbuhnya.
 
Abdul menceritakan Dodi meminta barang ke Roni. "Memang tugas BNN ini memutus jaringan. Kalau tersangka ini ditangani kasus tindak pidana awalnya malah mereka makin menjadi tidak efek jera tapi kalau ditindak TPPUnya juga tidak bisa merajalela di rutan," urainya.
 
TPPU, lanjut dia, yang ditangani Roni. "Kita blokir rekening di Aceh Rp1 miliar  60 juta. Dodi disita mobil, sebidang tanah. Tahun kemarin 1, Desi, tahun ini insha allah dua," imbuhnya. 
 
Menurutnya cukup efektif kalau tersangka dimiskinkan tidak bisa melakukannya lagi. "Sebagian dari jaringan kan peredarannya di rutan atau lapas. Dodi itu sebagian hartanya dari narkoba. Itu sudah dilakukan pemeriksaan dan keluarganya mengakui dari situ (narkoba, ed)," tutupnya. 
 
Untuk diketahui, Fauzi tertangkap dikediamannya pada Sabtu, 26 Agustus 2017 sekitar pukul 02.00 WIB di Perum Beringinraya, Langkapura. Dari tangannya disita 27,98 kg dan untuk pemeriksaan ke lab 8,70 kg kemudian ekstasi sebanyak 350 butir dengan 17 butir ke laboratorium. (*)
 
Laporan wartawan Saibumi.com Aji Saktiyanto

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Sample Fixed Banner