Logo Saibumi

Kabar Duka, Pelatih Sepak Takraw Lampung Menghadap Ilahi

Kabar Duka, Pelatih Sepak Takraw Lampung Menghadap Ilahi

Mursalin (kanan) saat mendampingi anak didiknya belum lama ini. | Istimewa

Saibumi.com, Bandar Lampung - Kabar duka datang dari cabang olahraga Sepak Takraw Lampung, Mursalin (50) pelatih Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Lampung, meninggal pada Minggu, 12 November 2017 sekitar pukul 13.00 WIB.

Mursalin mengembuskan napas terakhir usai mengalami gagal jantung ketika dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Dadi Tjokrodipo. Sebelumnya pria yang mengawal atlet takraw di PON Jawa Barat ini sempat dirawat di Puskesmas Kotakarang, karena mengalami sesak nafas.

Selama melatih lebih dari 15 tahun, Mursalin merupakan pelatih sepak takraw yang menghasilkan atlet-atlet level nasional yang mewakili Indonesia di kancah SEA Games, Asian Games, dan juga untuk Bumi Ruwai Jurai pada event tingkat nasional.

Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) PSTI  Bandar Lampung Abdul Malik yang juga pelatih utama Pengprov PSTI Lampung, tak menyangka Mursalin begitu cepat pergi. Menurutnya Mursalin selama 15 tahun telah banyak berjasa medampinginya dalam membimbing, melatih hingga mencetak atlet, khususnya pembinaan sejak dini selama bertanding di kejuaraan tingkat nasional.

"Saya juga kaget dapat kabar dari tetangganya yang kerumah kalau Mursalin meninggal. Padahal tadi pagi kami lagi cat lapangan untuk Venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)," kata Malik.

Irmawati yang merupakan atlet putri Lampung, dan juga atlet nasional sangat berduka atas kepergian sang pelatih. "Kok bisa secepet ini, padahal kita mau porprov," kata Irma sambil menangis.

Menurutnya Salim biasa almarhum disapa merupakan pelatih yang mengerti kemauan anak didiknya, langsung turun kelapangan dan bisa jadi tempat share keluhan-keluhan para atlet. Apalagi sejak kelas III SD hingga menginjak usia 23 tahun, Irma selalu dilatih oleh almarhum. "Dia kayak orang tua sendiri. Kami latihan dijemput, disusul, dari siang dia udah standby, kalau salah kita diajarin, diajak diskusi mana yang salah, harusnya seperti apa," tuturnya.

"Saya juga merasa kasian sama adek-adek junior ini, yang masih kecil-kecil, dia (Mursalin, ed), yang selalu nemenin Pak Malik ngelatih, bisa dibilang dia asisten langsung dari hal-hal kecil, Pak Malik pelatih utama," katanya.

Jenazah almarhum direncanakan dimakamkan besok, Senin, 13 November 2017 menunggu kedatangan keluarga dari DKI Jakarta. (*)

Laporan wartawan Saibumi.com Aji Saktiyanto

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Sample Fixed Banner