Logo Saibumi

Jelang Iduladha, Satgas Pangan Provinsi Lampung Cek RPH di Bandar Lampung

Jelang Iduladha, Satgas Pangan Provinsi Lampung Cek RPH di Bandar Lampung

RPH di Susunanbaru, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Provinsi Lampung. | Aji Saktiyanto/ Saibumi.com.

Saibumi.com, Bandar Lampung - Satgas Pangan Provinsi Lampung mengecek Rumah Potong Hewan (RPH) di Bandar Lampung dalam antisipasi Hari Raya Iduladha pada Jumat dinihari 11 Agustus 2017.
 
Adapun pengecekan pertama dilakukan terhadap RPH Way Laga, Panjang. Rombongan dipimpin Wadir Krimsus Polda Lampung AKBP M Anwar menanyakan terkait proses pemotongan terhadap petugas RPH.
 
AKBP M Anwar mengatakan tadi pagi (kemarin, ed) Satgas Pangan Provinsi Lampung yang dipimpin Dirkrimsus Provinsi Lampung mengecek harga daging di Pasar dan feedloter. "Gimana pedagang membeli langsung dari Feedlooter. Pemilik dari TPH membeli dari feedloter dengan Rp45 ribuan kilogram daging hidup dan dipotong," ungkap dia kepada awak media.
 
Menurutnya, pengecekan layak atau tidaknya dari PT. "Stok sampai saat ini mencukupi. Kami satgas pangan mengantisipasi masalah harga. Kita selalu meninjau ke lapangan untuk mengantisipasi," ujarnya.
 
Petugas RPH Waylaga Mansur (36) mengatakan setiap hari selalu melakukan pemotongan terhadap sapi. "Kita cuma nyembelih aja. Sehari minimal lima ekor. Hari ini gak banyak. Malam Minggu sama malam Selasa yang banyak biasanya," ungkapnya.
 
Menurutnya, sapi yang dipotong dalam keadaan hidup sesuai aturan. "Jika sudah mati kita akan hubungi pemilik dan dikembalikan. Ada yang darurat kalau sampai hampir mati sapinya langsung dipotong," imbuhnya.
 
Mansur menerangkan operasional RPH Waylaga dari pukul 23.00 WIB. "Selesainya tergantung banyaknya sapi yang dipotong. Satu sapi bisa sampai satu jam selesainya," tuturnya.
 
Terpisah Manager RPH Susunanbaru Dodo Subarma mengatakan setiap hari bisa 12 ekor sapi yang dipotong. "Paling banyak 16 ekor. Daging akan dipasarkan ke pasar Smep, Gintung, Panjang, Kangkung, dan Wayhalim," ungkapnya.
 
Setiap sapi, lanjut dia, dibeli oleh pemilik (bos) lalu dipotong disini. "Harganya termahal Rp25 juta per ekornya. Terdapat 30 karyawan yang bekerja disini," tuturnya. (*)
 
Laporan wartawan Saibumi.com Aji Saktiyanto

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Sample Fixed Banner