Logo Saibumi

Warga Kedaton Mengeluh Air PDAM Way Rilau Mati Sudah Tiga Hari

Warga Kedaton Mengeluh Air PDAM Way Rilau Mati Sudah Tiga Hari

Pedagang air saat mengantarkan pesanan air ke salah satu rumah warga di Gang Kelinci, Kedaton, Bandar Lampung Senin, 17 Juli 2017.| Istimewa

Saibumi.com, Bandar Lampung – Warga Kedaton mengeluhkan matinya air dari perusahaan daerah air minum (PDAM) Way Rilau sejak tiga hari yang lalu.

Matinya air membuat warga Jalan Teuku Umar, Gang Kelinci, Kedaton harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Adapun warga Gang Kelinci Kedaton sangat mengandalkan air PDAM karena sebagian besar tidak memiliki sumber mata air lainnya.

Salah satu warga Abdy mengaku sudah tiga hari ini air PDAM mati. “Hari ini masih mati. Disini semuanya menggunakan air PDAM Way Rilau untuk mandi, masak, dan mencuci,” ungkap dia kepada Saibumi.com.

Masih kata dia, warga sini saat ini kesusahan air dan dikonfirmasi PDAMnya tidak bisa. “Dari Sabtu pagi. Ini saja sudah membeli air. Kita gak punya bak penampungan besar jadi sehari bisa habis 36 jerigen dan satu jerigen 2 ribu. Tiga hari ini sudah 300 ribu,” ujarnya.

Menurutnya, di daerahnya memang hanya mengandalkan PDAM karena tidak ada yang memiliki sumur. “Jadi kondisi seperti ini pada ngangsu (menimba untuk membeli air, ed). Yang jadi masalah itu riwehnya (ribetnya, ed) kalau air PDAM mati,” tandasnya. (*)

Laporan wartawan Saibumi.com Aji Saktiyanto

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Sample Fixed Banner