Logo Saibumi

Rapat Paripurna Penyampaian LKPj Bupati Lampung Selatan

Rapat Paripurna Penyampaian LKPj Bupati Lampung Selatan

Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto bersama Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi, SH, MH serta Wakil DPRD saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2016, di Gedung DPRD setempat | ist

Lampung Selatan- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD H. Hendry Rosyadi, SH,. MH. Menggelar  rapat paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPj) Bupati Lampung Selatan tahun anggaran 2016.

Sementara itu Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang mewakili Bupati Zainudin Hasan dalam laporannya mengatakan, target dan realisasi pendapatan Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2016 sebagai berikut, Pendapatan  Asli daerah  (PAD) target yang ditetapkan sebesar Rp 171.052.423.625 dan realisasinya sebesar Rp 184.041.082.602,21 atau presentase pencapaian sebesar  107,59 persen. Pencapaian PAD ini memberikan kontribusi sebesar 10,08 persen dari total pendapatan Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2016.

Pendapatan transfer (dana perimbangan, dana penyesuaian dan pendapatan bagi hasil pajak pemerintah provinsi) target yang ditetapkan sebesar Rp 1.742.920.217.600, realisasinya sebesar Rp 1.633.439.176.102 atau presentase pencapaian sebesar 93,72 persen.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah target sebesar Rp 8.395.263.000 realisasi sebesar Rp 8.395.261.615. atau realisasi sebesar 99,99 persen.  Taarget total pendapatan tahun anggaran 2016 sebesar Rp 1.922.367.904.225. dan terealisasi sebesar Rp 1.825.875.520.319,21 atau 94,98 persen.

Jika dilihat dari kontribusi, lanjut Nanang, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap APBD pada tahun 2016 (10,08 persen), menggambarkan masih tingginya ketergantungan Kabupaten Lampung Selatan terhadap anggaran yang berasal dari pendapatan transfer (dana perimbangan, dana penyesuaian dan pendapatan bagi hasil pajak pemerintah  provinsi).

“Tentunya kita dituntut dapat mengoptimalkan kemampuan dalam menggali potensi pendapatan daerah, dengan menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah tersebut, baik berupa pajak daerah, ritribusi daerah, lama usaha milik daerah dan pendapatan lain yang sah, “ lanjut Nanang.

Adapun kebijakan umum APBD tahun 2016 disusun berdasarkan pada visi dan misi yang tercantum dalam rencana pembangunan janga menengah (RPJM) dan juga didasarkan pada isu-isu strategis yang dihadapi pada tahun 2016 yakni membangun infrastruktur untuk mempercepat kemajuan desa sesuai dengan tata ruang wilayah.

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang baik, terjangkau dan proaktif. Membangun perekonomian daerah dengan memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan dan pedesaan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, menjunjung tinggi hukum, demokratis dan memberdayakan perumpuan berlandarkan nilai agama dan budaya. Mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, akuntabel efektif dan profesional.

Hadir pada kesempatan itu para wakil ketua DPRD Lamsel, para anggota Forkompimda  dan 37 orang angggota dewan dari 50 anggota dewan yang ada.(ADV)

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Sample Fixed Banner