Logo Saibumi

Tata Kelola Internal dan Dana Stabilisasi, Dua Fokus Utama Loka Karya Puskopdit Caraka Utama Lampung

Tata Kelola Internal dan Dana Stabilisasi, Dua Fokus Utama Loka Karya Puskopdit Caraka Utama Lampung

Ketua AKSES Suroto dan Ketua Dewan Pengurus Puskopdit Caraka Utama Lampung Drs. Fx Siman I Aden Kuswira Wicaksana saibumi.com

Saibumi.com, Bandar Lampung- Loka Karya Puskopdit Caraka Utama Lampung menyampaikan dua poin penting terkait tata kelola internal dan juga tentang dana stabilisasi.

Pada sesi pertama Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis(AKSES) Suroto mengungkapkan strategi persoalan tata kelola internal dalam menghadapi tantangan dari pihak-pihak eksternal.

"Pada intinya kita disini menyampaikan bagaimana cara memperkuat tata kelola untuk memperkuat persaingan. Saat ini koperasi kredit dihadapi berbagai tantangan yang muncul dari eksternal," ungkapnya pada awak media di Hotel Nusantara, Sabtu, 1 April 2017.

Tidak hanya itu, sistem tata kelola yang baik dapat memperkuat setiap koperasi kredit dan saat ini koperasi kredit terus melakukan perbaikan agar pemerintah tidak salah tafsir terhadap keberadaan Kopdit.

"Kalau internal semakin kuat, dia akan memiliki daya tahan dan daya lestari. Saran saya kalo bisa koperasi kredit ini sistem supervisinya ketat seperti OJK. Kopdit saat ini sedang memperkuat dan melakukan proses perbaikan untuk mengambil inisiasi agar pemerintah tidak menarik kesimpulan yang salah," paparnya.

Pada sesi kedua Loka Karya Puskopdit Caraka Utama Lampung, Pengurus Inkopdit Abad Ilyas memberikan materi mengenai dana stabilisasi, ia menegaskan bahwa yang terpenting dalam sebuah lembaga keuangan ialah rasio likuiditas yakni indikator mengenai kemampuan lembaga keuangan yang membayar kewajiban financialnya.

"Dalam koperasi kan ada tiga tingkatan mulai dari Inkopdit, Puskopdit dan Kopdit atau primer. Jika primer mengalami kesulitan dalam hal likuiditas, nah itu berarti puskopdit harus bisa mengatasi. Dana yang dicairkan oleh puskopdit bukan dana pinjaman namun memang kopdit primer ini sudah melakukan simpanan aset nya,"jelas nya.

 

Foto: para anggota saat pelaksanaan loka karya di Hotel Nusantara, Sabtu, 1 Februari 2017.I Aden Kuswira Wicaksana saibumi.com

 Abad Ilyas juga mengatakan koperasi kredit tidak boleh menunda membayarkan simpanan anggota."Lebih baik menunda memberikan pinjaman daripada harus menunda memberikan simpanan anggota, 10-15 persen dari aset itu harus ada,"tambahnya.

Ketua Dewan Pengurus Puskopdit Caraka Utama Lampung Drs Fx Siman menambahkan dana stabilisasi tersebut utamanya untuk membangun ketersediaan dana dari kurang lebih 40 kopdit primer dengan total 63000 anggota.

"Semua ini kan uang masyarakat sejauh ini kita sudah memiliki aset Rp713 milyar. Tujuannya membangun satu ketersediaan dana untuk dana stabilitas kopdit yang kesulitan likuiditas sehingga kekurangan tersebut tidak mengalami staknasi,"tuturnya.(*)

Laporan wartawan Saibumi.com Aden Kuswira Wicaksana

 

 

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Our Partner

PARTNER KAMI

suara.com
Perancang Atap 'Terbang' Markas Apple, Bikin Kubah Geser Terbesar

Perancang kantor pusat Apple memiliki proyek baru membuat kubah geser terbesar.

Nissan Leaf Terbaru Bisa Dikendarai Hanya dengan Satu Pedal

Nissan Leaf generasi terbaru hanya punya satu pedal untuk gas dan rem.

Kelakar Jokowi Soal Tangga Keramat di Kampus UGM

Jokowi menghadiri Kongres ke-9 Pancasila di kampus UGM, Yogyakarta.

Ogah Naik Helikopter, Aksi "Ngambek" Putri Charlotte Bikin Gemas

Pangeran George dan Putri Charlotte ikut dalam tur kerajaan pada minggu ini.

Sample Fixed Banner